Yang Mulus yang Penuh 'Jebakan'

Catatan dari Afsel

Yang Mulus yang Penuh 'Jebakan'

- Sepakbola
Minggu, 20 Jun 2010 06:05 WIB
Yang Mulus yang Penuh Jebakan
Pretoria - Memacu kendaraan di jalan raya Afrika Selatan bisa membuat terbuai karena aspal yang mulus dan nyaris tanpa lubang. Tapi yang mulus-mulus ini justru bisa menjebak karena denda besar akan menanti jika melewati batas kecepatan.

Berbeda dengan di Indonesia, yang jalannya banyak berlubang bahkan di jalan bebas hambatan, jalanan di Johannesburg dan Pretoria beraspal mulus. Ini membuat kendaraan bisa tergoda untuk ngebut.

Di jalan bebas hambatan N1 yang menghubungkan Johannesburg dengan Pretoria, misalnya, Anda bisa melaju dengan mulus hingga kecepatan 140 km/jam. Kondisi yang jelas membahayakan pengguna jalan lain dan diri sendiri tentunya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemerintah Afsel ternyata punya trik khusus untuk menyiasati pengguna jalan yang ugal-ugalan. Di banyak tempat mereka memasang speed trap.

Speed trap ini bekerja secara otomatis jika ada kendaraan yang melaju di atas batas maksimal yang diperbolehkan. Seperti sebuah perangkap, alat ini akan memotret mobil plus plat nomor yang kedapatan melebihi batas yang diperbolehkan.

Nantinya alat bukti tersebut akan digunakan sebagai semacam surat tilang. Denda yang harus dibayarkan pengemudi yang terkena "perangkap" speed trap ini cukuplah mahal, meski jumlahnya bervariasi tergantung jenis mobil dan jenis pelanggarannya, dan bisa bisa mencapai 800 rand (sekitar Rp 968 ribu).

Batas kecepatan kendaraan di setiap wilayah berbeda-beda. Untuk jalan bebas hambatan N1 misalnya, mobil pribadi diperbolehkan melaju hingga 120 km/jam. Namun, untuk truk dan kendaraan besar lainnya dibatasi mulai dari 80 hingga 100 km/jam.

Sementara di jalan dalam kota kecepatan maksimal mobil pribadi mulai dari 80 hingga 100 km/jam, meski pada wilayah pemukiman kadang hanya sampai pada 60 km/jam.

Speed trap ini tak cuma terpasang di jalan bebas hambatan atau jalan raya di tengah kota. Di area pemukiman dan jalan yang sepertinya sangat sepi di pinggiran kota juga tersebar jebakan semacam ini.Β 

Namun begitu, meski bernama speed trap pengemudi tetap bisa mewaspadai jebakan ini. Soalnya akan terpampang tanda lalu-lintas khusus jika di dekat daerah tersebut terpasang speed trap.

(din/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads