'Perlakuan Khusus' untuk AS

Laporan dari Afsel

'Perlakuan Khusus' untuk AS

- Sepakbola
Kamis, 24 Jun 2010 07:55 WIB
Perlakuan Khusus untuk AS
Pretoria - Ada yang terasa berbeda saat detiksport mendatangi pertandingan Amerika Serikat menghadapi Aljazair di Loftus Versveld Stadium. Untuk laga Paman Sam tersebut, pengamanan masuk menuju stadion lebih ketat dari biasanya.

Laga terakhir antara AS dan Aljazair di Grup C tersebut memang menjadi pertandingan Landon Donovan cs pertama yang saya datangi langsung. Dan kesan yang saya rasakan bahkan sejak di luar area stadion adalah pengamanan yang lebih ketat dibanding pertandingan-pertandingan lain.

Beberapa jalan di sekitar Loftus Versveld bahkan sudah ditutup sejak Selasa (22/6/2010), atau sehari sebelum kick-off. Padahal biasanya jalan di sekitar area tersebut hanya ditutup pada matchday.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat melewati pintu masuk khusus wartawan dekat media center, pemeriksaan terhadap kami dilakukan dengan lebih ketat. Jika pada pertandingan lain kami bisa melewati metal detektor sambil mengantongi dompet, uang koin atau bungkus rokok, hari ini seluruh wartawan diminta benar-benar mengosongkan isi kantong celana dan jaketnya.

Pun begitu dengan pemeriksaan tas. Jika biasanya petugas keamanan sudah cukup puas dengan melihat-lihat isi tas yang saya bawa, saat itu saya harus membuka lebar tas dan mengeluarkan setengah dari isinya demi memastikan tak ada barang berbahaya.

β€œMaklumlah Amerika, kan mereka punya banyak musuh,” seloroh seorang teman wartawan asal Jakarta.

Sampai sekitar satu jam setelah pertandingan usai, saya masih melihat banyak sekali polisi yang wara-wiri di sekitar stadion. Mereka berpatroli menggunakan motor-motor besar, mobil, kuda hingga berjalan kaki, mengamankan fans AS yang berpesta usai menang 1-0 dan memastikan lolos ke 16 besar

Pengamanan ketat di Loftus Versveld tersebutΒ  mungkin juga dikarenakan karena lokasinya yang dekat dengan kedutaan besar Amerika Serikat. Paman Sam tentu tak mau kecolongan, hal mana membuat mereka memilih meningkatkan pengamanan di area stadion.

Apalagi laga tersebut juga ditonton langsung oleh mantan presiden, Bill Clinton. Clinton tak sendiri karena dia juga ditemani oleh Presiden FIFA, Sepp Blatter.

(din/roz)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads