Kendati bukan peserta Piala Dunia 2010, Indonesia mampu "bersaing" dengan negara-negara kontestan, yaitu dalam hal kepemirsaan televisi untuk siaran pertandingan turnamen tersebut.
Selama berlangsungnya Piala Dunia antara 11-24 Juni 2010, lebih dari 40% populasi TV di Indonesia menonton Piala Dunia.
Demikian disampaikan Corporate Marketing & Communictaion Nielsen Company Indonesia Maika Randini di Menara Mayapada, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (29/6/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menambahkan, di hari ketiga Piala Dunia 2010, yang menghadirkan Inggris vs Amerika, Aljazair vs Slovenia dan Serbia vs Ghana itu, siaran pertandingan Piala Dunia menjangkau 49,2% populasi TV di Indonesia.
"Keberhasilan Piala Dunia menjangkau hampir setengah dari populasi TV menempatkan kepemirsaan Piala Dunia di televisi Indonesia di posisi lima besar beserta sejumlah negara lainnya," ujarnya.
Pada 13 Juni Serbia memimpin dengan 55,5% populasi TV menonton Piala Dunia, disusul oleh Slovenia (53,4%) dan Kroasia (49,9%). Sementara di Korea Selatan 48,3% dari populasi televisinya.
Sedangkan pada 24 Juni, saat ditayangkan Ghana vs Jerman, Australia vs Serbia, Slowakia vs Italia dan Paraguay vs Selandia Baru, Indonesia memimpin kepemirsaan TV di Dunia dengan 47% dari populasi TV menyaksikan Piala Dunia.
Akankah antusiasme pemirsa Indonesia bertahan hingga berakhirnya Piala Dunia?
(qom/a2s)











































