Adalah beberapa suku tradisional di Afrika Selatan yang masih menggunakan cara tersebut. Kotoran sapi yang di Indonesia digunakan sebagai pupuk, di Afsel ini dijadikan bahan pelapis lantai rumah.
"Mereka mengumpulkannya dari sapi-sapi yang mereka pelihara. Kotoran tersebut dipakai justru masih saat basah sehingga bisa digunakan untuk melapisi tanah di dalam rumah" demikian papar Dumi, seorang warga negara Afsel asal Suku Zulu, saat detiksport mengunjungi Lesedi Cultural Vilage, sekitar 45 menit perjalanan menggunakan mobil dari Pretoria.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tapi bukan lantai rumah saja yang dilapisi kotoran sapi tersebut. Sebuah tempat memasak yang biasanya terletak di pekarangan rumah juga mendapat perlakuan yang sama. Supaya terlihat mulus, bangunan berbentuk simbol "+" itu juga dilapisi kotoran sapi.
Entah karena sudah terbiasa atau telah menjadi bagian dari tradisi, kotoran sapi tersebut diakui tak menimbulkan bau tak sedap.
"Itu tak menimbulkan bau tak sedap. Begitulah faktanya. Suku ini sudah menggunakan dalam jangka yang waktu yang sangat panjang," pungkas Dumi.
(din/arp)










































