Simpati Bagi 'Baghana-Baghana'

Laporan dari Afsel

Simpati Bagi 'Baghana-Baghana'

- Sepakbola
Sabtu, 03 Jul 2010 06:15 WIB
Simpati Bagi Baghana-Baghana
Johannesburg - Dukungan warga Afsel bagi tim Ghana cukup besar. Sampai-sampai julukan 'Bafana-Bafana' dipelesetkan menjadi 'Baghana-Baghana'. Sayang, Asamoah Gyan dkk gagal melangkah ke babak semifinal.

Adalah media lokal Afsel dan partai ANC yang memopulerkan istilah tersebut. Bahkan, tim Ghana juga diminta untuk merubah sebutan 'The Black Stars' menjadi 'The Black Stars of Africa'.

Kini, harapan publik Afrika pupus sudah. Baghana-Baghana dikalahkan oleh Uruguay lewat adu penalti yang sangat dramatis di Soccer City Stadium, Johannesburg, Jumat malam waktu setempat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Asa sempat membara di hati para fans ketika Asamoah Gyan mendapat tendangan penalti di menit-menit akhir babak perpanjangan waktu kedua. Tapi, nasib berkata lain. Kemenangan yang sudah di depan mata kini terkubur sudah.

Ghana gagal mencetak rekor sebagai tim asal Afrika pertama yang berhasil lolos ke semifinal Piala Dunia. The Black Stars menyusul jejak Kamerun dan Senegal.

"Kami berasal dari Afsel dan datang untuk mendukung Baghana-Baghana," ucap Willy, salah seorang warga Afsel. "Kalah atau pun menang kami tetap bangga," lanjutnya.

Sejumlah fans di luar Afsel juga ikut mendukung Ghana. Beberapa suporter yang mengenakan atribut Italia, Belanda, dan Inggris, mengaku lebih senang melihat Ghana lolos dibandingkan Uruguay.

"Mereka lebih layak lolos. Dan saya lebih senang melihat Ghana di final," cerita Dave, fans asal Inggris. "Kalau Ghana tidak ada, saya tidak dukung siapa-siapa," tambahnya.

Setelah mengalahkan Ghana, Uruguay akan berhadapan dengan Belanda di babak semifinal. Pertandingan akan digelar di stadion Green Point, pada Selasa 6 Juli 2010.


(mad/arp)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads