Salam dari Oliver Bierhoff

Laporan dari Afsel

Salam dari Oliver Bierhoff

- Sepakbola
Selasa, 06 Jul 2010 14:33 WIB
Salam dari Oliver Bierhoff
Pretoria - Jangan berpikir bahwa wartawan selalu mudah mendekati pemain maupun pelatih di sesi latihan tim. Terkadang hal itu juga dipengaruhi keberuntungan, momen, dan kebaikan hati orang yang dituju.

Kebijakan tim-tim Piala Dunia di sesi latihan tidaklah sama. Ada yang tertutup bagi siapapun, ada yang terbuka tidak cuma untuk pers tapi juga fans.

Yang terbuka pun tidak benar-benar terbuka. Ada yang setelah latihan membebaskan semua pemain untuk meladeni wartawan atau suporter, ada yang pemain pilihan saja, ada pula tim yang melarang pemain mendekati wartawan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pernah Wesley Sneijder begitu ramah melayani permintaan foto dan tanda tangan dari fans seusai berlatih. Namun ketika dihampiri jurnalis dan fotografer, bintang Belanda itu langsung ngeloyor pergi. Kami pun gigit jari.

Pada hari Senin (5/7/2010) kemarin detiksport berkesempatan mengikuti latihan tim Jerman di Super Sport Stadium, Pretoria, yang tengah mempersiapkan diri menghadapi semifinal melawan Spanyol besok di Durban.

Dalam penjagaan sangat ketat, sekalipun berbekal ID terakreditasi dari FIFA, sangat sulit untuk bisa menemui para pemain dan meminta sedikit waktu untuk wawancara. Philipp Lahm dkk rupanya sedang tak ada sesi "berdekatan" dengan wartawan.

Tak patah arang, saya mencoba mengalihkan target pada manajer tim, Oliver Bierhoff. Saat itu mantan penyerang top yang pernah bermain di Udinese dan AC Milan itu, yang begitu terkenal dengan sundulan emasnya di Piala Eropa 1996, tampil santai. Ia mengenakan kaos hitam dibalut jaket.

Dibatasi pagar besi yang mengurung lapangan, saya mencoba mencuri perhatian Bierhoff dengan menyapanya dengan bahasa Jerman. Taktik saya berhasil. Bierhoff menoleh pada saya. Mungkin ia surprise, tampang Asia saya bisa menyapanya dengan bahasa Jerman.

Lalu ia mendekati saya. Wawancara singkat pun terjadi, dengan "hijab" pagar besi.

Halo Bierhoff. Saya jurnalis dari Indonesia. Apa kabar?
Indonesia? Oya? Kamu bisa bicara Jerman. Bagus itu. Saya baik-baik saja.

Ada persiapan khusus menjelang lawan Spanyol?
Yang jelas kami berusaha main sebaik mungkin. Kita lihat saja nanti.

Kondisi tim saat ini bagaimana?
Tidak ada masalah. Semuanya oke.

Sayangnya Bierhoff tiba-tiba dipanggil ofisial timnya. Obrolan kami pun harus diakhiri.

"Maaf, saya harus kembali memantau latihan anak-anak. Sampai ketemu lagi. Salam untuk fans di Indonesia."

Danke, Oliver.
(a2s/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads