Berenang di Sungai Buaya demi Tiket Final

Berenang di Sungai Buaya demi Tiket Final

- Sepakbola
Rabu, 07 Jul 2010 11:50 WIB
Berenang di Sungai Buaya demi Tiket Final
Nelspruit - Apa yang akan Anda perbuat untuk mendapat tiket nonton langsung final Piala Dunia? Maurice Meyer melakukannya dengan tak tanggung-tanggung. Dia nekat berenang di sungai yang dipenuhi reptil berbahaya.

Meyer bukan pawang binatang liar atau punya "ilmu-ilmu" khusus. Dia hanyalah pria Afrika Selatan biasa berusia 32 tahun, berprofesi sebagai pengusaha dan tinggal di Nelspruit. Yang bikin dia istimewa mungkin adalah kerelaannya berenang sejauh 60 meter di Crocodile River (Sungai Buaya) demi mendapat tiket nonton final Piala Dunia 2010.

Tiket itu sendiri adalah iming-iming dari sebuah kontes yang dihelat oleh stasiun radio di Pretoria. Dalam kontes ini, para pesertanya diminta membuat para jurinya terkesan agar mendapatkan tiket nonton final.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Aku mendengar kompetisi itu dari radio dan aku berpikir, 'Ide-ide mereka (para peserta lain) sama sekali tak keren'. Jadi muncullah ide dalam benakku," ungkap Meyer kepada AP yang dilansir Yahoosports.

Ide itu adalah berenang di Sungai Buaya, sebuah sungai yang mengaliri bagian Timur Laut Afrika Selatan. Sungai ini berada tak jauh dari Nelspruit dan dikenal luas sebagai hunian reptil-reptil berbahaya.

Dalam mewujudkan ide gilanya itu, Meyer ditemani oleh sang istri Nicole yang ikut berenang. "Kami butuh waktu sampai tiga menit untuk berenang sejauh 25-30 meter, tapi kami berenang seperti orang gila. Saat berenang kembali lagi ke sini, waktunya lebih lama karena kami berenang lawan arus. Kami harus dibantu tali."

"Dalam perjalanan kembali ini aku mungkin ada di dalam air selama 15 menit. Istriku bahkan berenang jauh lebih cepat dariku," papar Meyer yang menyebut istrinya bahkan lebih ngeri ketimbang dirinya sendiri.

Mereka tak hanya berdua saja dalam melakukan aksi gila itu. Ada pula pula Gert, saudara Meyer, yang ikut bersiaga dengan sebuah senjata api. "Aku tak tahu apa dia akan menyudahi penderitaanku dengan senjata itu atau dia ingin menembak buaya atau apalah," ceplos Meyer.

Yang membuat usaha Meyer ini semakin gila saja adalah karena dia bahkan bukanlah penyuka sepakbola sebelum gelaran Piala Dunia 2010. Dia baru terkena "demam sepakbola" usai menonton dua partai di Nelspruit, dengan menjadi pendukung Afsel dan Argentina.

"Aku sih biasanya suka rugby. Tapi aku sudah jadi pecinta sepakbola sejak Piala Dunia," lugas Meyer.

Setelah mengarungi bahaya, Meyer kini tinggal menanti pengumuman pemenang kontes yang dia ikuti --pengumuman akan dilakukan hari Selasa (6/7/2010) waktu setempat. Satu hal yang pasti, dia tampaknya cukup lega bisa menjalani aksi gilanya dengan selamat.

"Untungnya kami tak melihat satu buaya pun," tukasnya.


(krs/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads