Informasi kalau skuad Belanda sedang JJS awalnya didapat dari rombongan wartawan Sky yang detiksport temui di seberang Hotel Hilton yang terletak di wilayah Sandton, Johannesburg. Sejak pertama tiba di Afsel, Singa Oranye memang bermalam di hotel mewah tersebut.
"Mereka baru saja jalan ke luar. Kelihatannya seluruh tim ikut. Mereka berjalan ke arah sana," sahut seorang wartawan asal Italia yang kami tanyai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari jadwal yang terpampang di situs remi FIFA, anak didik Bert van Marwijk memang tak punya agenda di hari Rabu. Dan itu mereka gunakan untuk menikmati sore sambil berjalan-jalan di salah satu pusat kegiatan bisnis di Johannesburg itu.
Masih dari petugas keamanan tersebut, kami tahu kalau skuad Belanda tengah menikmati sore mereka dengan makan di luar hotel. Uniknya pihak tim Belanda memilih membiarkan pemainnya berjalan kaki ketimbang naik bus.
Jarak yang sangat dekat antara Hotel Hilton dan Sandton sepertinya jadi alasan pasukan Oranje memilih berjalan kaki. Apalagi Sandton memang dikenal merupakan wilayah yang aman.
Pengamanan yang sangat ketat membuat kami gagal dalam upaya meyusup ke dalam area hotel. Akhirnya kami terpaksa menyamar menjadi fans dengan menyembunyikan identitas sebagai wartawan dan cuma bisa menunggu di pintu masuk.
Benar saja, setelah menunggu hampir dua jam lamanya, skuad Belanda mulai datang sambil berjalan kaki.
Mungkin untuk menghindari jadi pusat perhatian, mereka datang dalam kelompok kecil. Total seluruh pemain Belanda tersebut terbagi dalam lima rombongan yang masing-masing berselang sekitar lima menit.
Rombongan-rombongan pemain Belanda itu jelas tak berjalan sendirian. Setidaknya ada empat hingga lima pengawal yang mengelilingi, menjaga para pemain tersebut dari ancaman keamanan, dan tentunya cegatan wartawan.
Meski sudah menyamar menjadi fans, upaya medekati pemain Belanda tak mendapat hasil memuaskan. Selain Robin van Persie yang berbaik hati melayani kami dengan sangat singkat, cuma Wesley Sneijder yang membalas salam dari kami dengan lambaian tangannya, meski dia lakukan sambil berlalu.
"Apa kabar?" seru gelandang Inter Milan itu menggunakan Bahasa Indonesia sambil tersenyum, saat kami memperkenalkan diri.
Menghabiskan waktu bersama seluruh tim di luar jadwal latihan menjadi alternatif yang sudah ditempuh banyak kontestan Piala Dunia untuk menghilangkan stres sekaligus memupuk kebersamaan. Dan JJS jadi pilihan unik yang dipilih skuad Belanda jelang laga final pada 11 Juli mendatang.
(din/roz)











































