Pengalaman 'Merayu' Istri van Persie

Catatan dari Afsel

Pengalaman 'Merayu' Istri van Persie

- Sepakbola
Sabtu, 10 Jul 2010 06:52 WIB
Pengalaman Merayu Istri van Persie
Pretoria - Cantik, pintar, ramah, dan seksi. Empat kata yang bisa menggambarkan Bouchra van Persie, istri penyerang Belanda Robin van Persie. Tertarik merayunya?

Entah dengan Anda, tapi saya sangat tertarik. Dan itulah yang saya lakukan ketika berjumpa dengan Bouchra di Hotel Sandton Sun, Johannesburg, Jumat (9/7/2010). Semua pria yang ada di lobi hotel tersebut sepertinya juga ingin melakukan hal yang sama.

Kala itu, Bouchra tampil santai tapi seksi dengan jaket kulit cokelat dan kaos warna ungu yang dibalut dengan scarf putih. Rambut cokelat terurai dan aroma parfum yang lembut semakin menambah pesona wanita keturunan Maroko tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan semua tampilan itu, tak ada alasan lagi untuk tak merayunya. Tapi tunggu dulu, bukan rayuan untuk mengajak kencan yang saya lakukan, melainkan usaha agar bisa wawancara dengan suaminya.

"Hai, Bouchra, apa kabar?, Anda terlihat sangat cantik," rayuan saya mulai terlontar.

Dengan ramah, dia merespons balik salam saya dan mau menjawab semua pertanyaan yang diajukan tentang Van Persie maupun kehidupan sehari-harinya. Tapi saat saya rayu agar bisa bertemu dengan penyerang Arsenal tersebut, 'jurus' gombal saya tak mempan.

"Tidak bisa, maaf. Itu bukan wewenang saya sebab ada konfederasi sepakbola yang mengatur kalau mau wawancara," ucapnya dengan ramah.

Tapi tak apa. Bisa berbicara langsung dengan ibu dua anak tersebut sudah berkah tersendiri. Lagipula, saya sudah sempat bertemu dengan Van Persie meski hanya lima menit di hotel Hilton beberapa waktu lalu.

Bedankt, mevrouw Van Persie!


(mad/arp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads