*Kedua finalis, Spanyol dan Belanda, melangkah ke final setelah menang dengan selisih satu gol di babak semifinal. Sejak 1986, satu-satunya pertandingan semifinal yang berakhir dengan selisih lebih dari satu gol adalah Italia vs Jerman pada 2006. Kala itu Italia menang 2-0--meski harus melalui babak perpanjagan waktu.
*Dalam laga melawan Spanyol di semifinal, Jerman harus menunggu selama 32 menit untuk bisa melepaskan tembakan pertama mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
*Lukas Podolski lebih banyak mencetak gol untuk timnas ketimbang di Liga Jerman. Untuk Jerman ia mencetak 40 gol, sementara di Liga Jerman ia baru mencetak 39 gol.
*Frank Lampard kini sudah melepaskan 39 tembakan, tapi tak satu pun berbuah jadi gol. Satu sepakannya ke gawang Jerman telah melewati garis gawang, namun wasit menganulirnya.
*Diego Forlan menjadi pemain pertama, sejak Lothar Matthaeus di Piala Dunia 1990, yang mencetak tiga gol dari luar kotak penalti dalam satu Piala Dunia.
*Juan Sebastian Veron melepaskan 153 operan dan 131 di antaranya berhasil kala Argentina melawan Yunani. Keduanya merupakan rekor terbanyak sejak Piala Dunia 1966.
*Belanda mendapatkan 22 kartu kuning sepanjang turnamen. Jumlah tersebut hanya kalah dari Argentina yang mendapatkan 23 kartu kuning pada Piala Dunia 1990.
*Thomas Mueller mencetak lima gol dari enam shots on target-nya sepanjang turnamen. Ketajaman ini membuatnya dinobatkan sebagai Pemain Muda Terbaik selama Piala Dunia.
*Spanyol menjadi tim pertama yang menjadi juara setelah kalah di laga pembuka.
Demikian seperti dilansir oleh Opta.
(roz/key)











































