Dalam perhelatan Piala Dunia di Brasil, seekor binatang 'peramal' kembali turut meramaikan. Kali ini, seekor penyu tempayan yang dipilih untuk memprediksi hasil laga.
Caranya, ada dua ikan yang digantung di bawah bendera negara yang tengah bertanding, dan di antara keduanya juga digantung ikan sebagai penanda hasil imbang.
Laga Brasil melawan Kroasia menjadi pertandingan pertama yang diprediksi oleh penyu yang sudah berusia 25 tahun itu. Hasilnya, Cabecao tanpa ragu memilih ikan yang menggantung di bawah bendera Brasil. Dengan begitu, Selecao pun diprediksi bakal memenangi pertandingan pertama Grup A yang berlangsung di Arena de Sao Paulo, Jumat (13/6/2014) dinihari WIB.
Soal melakukan ramalan dengan hewan ini mulai marak sejak Piala Eropa 2008. Kala itu, seekor gurita bernama Paul mampu menebak dengan tepat hasil laga turnamen di Polandia-Ukraina, yang mana Spanyol berhasil menjadi juaranya.
Ada sebuah alasan di balik pemilihan penyu tempayan sebagai binatang 'peramal' di Piala Dunia 2014.
Penyu tempayan merupakan spesies yang tercancam punah karena pantai habitat mereka mengalami kerusakan. Selain itu, perburuan dan keberadaan predator di alam bebas juga turut mempercepat berkurangnya populasi hewan yang bisa hidup selama 75 tahun itu.
As melansir bahwa dengan adanya ramalan ini, diharapkan bakal membantu publik untuk memberikan perhatian atas pelestarian penyu tempayan.
(cas/nds)










































