Seringkali kita mendengar suara komentator televisi yang begitu bersemangat meneriakkan kata "Gol!" sesaat setelah sebuah gol tercipta.
Seorang komentator asal Argentina begitu antusias mengucapkan kata "Gol!" sampai menangis ketika Angel Di Maria mencetak gol telat timnya atas Swiss di babak 16 Besar yang lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Begitupun di dunia digital, salah satunya Facebook. Aplikasi yang dibuat oleh Mark Zuckerberg ini telah menghitung suara digital paling berisik dari setiap negara ketika merayakan sebuah gol.
Seperti dikabarkan oleh Eurosport, Facebook melakukan penghitungan suara digital dengan cara mencari angka rata-rata setiap negara dalam menulis kata "Goal". Nanti akan ditemukan negara mana yang punya rata-rata terbanyak.
Quartz telah membuat tabel untuk mengetahui seberapa banyak huruf yang digunakan tiap warga negara-negara peserta Piala Dunia dalam menulis kata "Goal" di Facebook.
Tercatat, orang-orang Meksiko paling banyak menulis huruf 'o' dalam kata "Goal" dengan 6,63 huruf, disusul orang-orang Aljazair (6,01 huruf), Uruguay (5,77 huruf) dan Brasil (5,43 huruf).
Siapa yang paling sedikit menulis huruf 'o' dalam kata "Goal"? Iran (0,18 huruf), Nigeria (0,39 huruf) dan Inggris (0,42 huruf) adalah negara-negara yang hanya menulis huruf 'o' kurang dari 0,5 huruf.
Kalau Indonesia, kira-kira seberapa banyak menulis huruf 'o' ya?
(rin/a2s)











































