Seperti dikutip Argumento I Fakti, Arsen dan Lyudmila awalnya bertemu di sebuah bar saat nobar Piala Dunia 2002. Tapi karena Messi dan Ronaldo, keduanya lantas jadi sering berdebat. Puncaknya, di Piala Dunia 2018, keduanya memutuskan bercerai.
Diketahui, Arsen merupakan pendukung timnas Argentina dan mengidolakan Messi. Sementara Lyudmila menyukai Ronaldo dan Portugal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Arsen mengakui, perdebatan soal Messi dan Ronaldo terjadi sepanjang Piala Dunia 2018. Puncaknya terjadi ketika Lyudmila mengejek Messi.
"Sejak dimulainya Piala Dunia, dia selalu mengejek Messi dan bilang dia bahkan tidak bisa mencetak gol penalti saat melawan Islandia," kata Arsen seperti dikutip dari Mirror.
Tak mau kalah, Arsen balik mengejek Ronaldo. Ia menyebut idola istrinya itu pemain yang sombong.
"Aku tidak bisa menahan diri dan bilang padanya tentang Ronaldo yang sombong, tim nasional Portugal dan semua klub yang dia suka. Lalu aku membawa semua barang-barangku dan meninggalkannya untuk selamanya," kata Arsen.
Setelah pergi dari rumah, langsung Arsen melayangkan surat gugatan cerai ke pengadilan negeri Chelyabinsk di Urals. Kisah cinta yang bermula di Piala Dunia 2002, kini kandas di Piala Dunia 2018 karena Messi dan Ronaldo--yang sama-sama sudah angkat koper dari Rusia.
(yna/krs)











































