Meksiko selalu difavoritkan lolos sebagai wakil dari zona CONCACAF ke setiap putaran final Piala Dunia. Hanya pada Italia 1990 Aztecas tidak lolos kualifikasi. Para pendukung yakin Meksiko akan meraih prestasi tinggi di Piala Dunia karena punya generasi pemain baru yang sangat menjanjikan.
Dengan skuad yang disebut-sebut dengan Generasi Emas, juara Piala Dunia U-17 di Peru tahun 2005 dan perempat finalis Piala Dunia U-20 di Kanada, itulah saat puncak bagi sepakbola Meksiko.
Dengan skuad yang disebut-sebut dengan Generasi Emas, juara Piala Dunia U-17 di Peru tahun 2005 dan perempat finalis Piala Dunia U-20 di Kanada, itulah saat puncak bagi sepakbola Meksiko.
Mereka cukup bagus mengawali langkah di bawah pelatih Jesus 'Chucho' Ramirez, pelatih yang menggantikan Hugo Sanchez. Meksiko menang agregat 9-0 atas Belize sehingga berhak tampil di fase ketiga.
Di fase yang menggunakan sistem grup, Meksiko bergabung dengan Jamaika, Kanada dan Honduras. Chucho dilengserkan dan pelatih kelas dunia Sven Goran Eriksson dipilih untuk meracik strategi tim 'Aztek'.
Setelah berjalan 10 bulan dan memainkan 13 pertandingan di kursi panas pelatih Meksiko, pelatih asal Swedia itu dipecat dan digantikan pelatih kawakan Javier 'El Vasco' Aguirre yang pernah menangani timnas di Korea-Jepang 2002. Sven dianggap gagal karena Meksiko kalah dua kali dari AS dan Honduras di fase terakhir yang berisikan enam negara.
Sebelumnya mantan pelatih Lazio itu diberi kesempatan di saat Meksiko nyaris tak tampil di Afsel. Sebab, ia hanya sanggup membawa Meksiko jadi runner up grup di bawah Honduras di klasemen akhir fase ketiga penyisihan grup. Mereka unggul selisih gol dengan Jamaika yang sama-sama mendapat poin 10.
Bos baru ini memanggil Rafael Marquez (Barcelona), Carlos Salcido (PSV Eindhoven) dan duet Stuttgart Pavel Pardo dan Ricardo Osorio untuk menjaga kans tampil di Afsel. Ia juga mengajak sejumlah pemain muda yang sudah lama menjadi headline di pers Meksiko, diantaranya Andres Guardado (Deportivo La Coruna), Nery Castillo (Shakhtar Donetsk), Giovani dos Santos (Tottenham) dan Guillermo Ochoa (America).
Meksiko tidak sia-sia memilih Aguirre sebagai pelatih. Meski tersisa satu partai, El Tri menjadi tim pertama dari Zona Concacaf yang memesan tiket ke Afrika Selatan setelah melumat El Salvador 4-1. Di klasemen akhir Meksiko berada di bawah AS dengan selisih satu poin.
Di fase yang menggunakan sistem grup, Meksiko bergabung dengan Jamaika, Kanada dan Honduras. Chucho dilengserkan dan pelatih kelas dunia Sven Goran Eriksson dipilih untuk meracik strategi tim 'Aztek'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya mantan pelatih Lazio itu diberi kesempatan di saat Meksiko nyaris tak tampil di Afsel. Sebab, ia hanya sanggup membawa Meksiko jadi runner up grup di bawah Honduras di klasemen akhir fase ketiga penyisihan grup. Mereka unggul selisih gol dengan Jamaika yang sama-sama mendapat poin 10.
Bos baru ini memanggil Rafael Marquez (Barcelona), Carlos Salcido (PSV Eindhoven) dan duet Stuttgart Pavel Pardo dan Ricardo Osorio untuk menjaga kans tampil di Afsel. Ia juga mengajak sejumlah pemain muda yang sudah lama menjadi headline di pers Meksiko, diantaranya Andres Guardado (Deportivo La Coruna), Nery Castillo (Shakhtar Donetsk), Giovani dos Santos (Tottenham) dan Guillermo Ochoa (America).
Meksiko tidak sia-sia memilih Aguirre sebagai pelatih. Meski tersisa satu partai, El Tri menjadi tim pertama dari Zona Concacaf yang memesan tiket ke Afrika Selatan setelah melumat El Salvador 4-1. Di klasemen akhir Meksiko berada di bawah AS dengan selisih satu poin.
|
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||














































