Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan menjadi turnamen yang spesial bagi timnas Serbia. Sebab, Serbia akan menjalani debut Piala Dunia yang pertama secara sejak pecah dari Yugoslavia dan Serbia-Montenegro.
Saat masih bergabung dengan kedua negara di atas, Serbia pernah ikut berpartisipasi di Piala Dunia antara 1930-2002 serta finis sebagai runner up di Kejuaraan Eropa sebanyak dua kali. Namun pada Piala Dunia 2006, Serbia-Montenegro gagal bersinar setelah menuai hasil buruk dengan kalah di semua partai babak penyisihan grup sehingga mereka terpaksa pulang lebih awal.
Serbia berada di Grup 7 kualifikasi Piala Dunia zona Eropa bersama Prancis. Meski dikalahkan Prancis di laga kedua, Serbia akhirnya bangkit dengan memenangi lima pertandingan selanjutnya. Di satu laga akhir, Dejan Stankovic dkk sukses menggulung Rumania 5-0 sekaligus memastikan satu tempat di Afrika Selatan dan menjadi juara grup.
Bintang paling bersinar di timnas Serbia adalah Nemanja Vidic, yang begitu kuat dalam kapasitasnya sebagai defender. Bek Manchester United ini memiliki tekel ganas namun bersih dan cukup rajin mencetak gol lewat kepalanya.
Gelandang yang juga si kapten, Dejan Stankovic sering memberikan ancaman dari lini tengah lewat tendangan jarak jauhnya yang sangat keras, ditambah dengan ketajaman Marko Pantelic dan Milan Jovanovic di sisi depan.
Pelatih Radomir Antic membawa pengaruh positif sejak kedatangannya di tahun 2008. Reputasi Antic memang belum setenar seperti Fabio Capello ataupun Alex Ferguson. Antic membuktikan bahwa dirinya memiliki keahlian dan kemampuan taktis membentuk sebuah tim bermental juara. Setahun berselang, Antic berhasil meloloskan Beli Orlovi ke putaran final Piala Dunia 2010.
Antic pernah menangani Real Zaragoza, Real Madrid, dan Real Oviedo sebelum mengarsiteki Atletico Madrid. Di klub yang terakhir disebut ini, Antic menerima sukses besar dengan mempersembahkan gelar La Liga dan Copa del Rey di musim pertamanya pada 1995/1996.
Saat masih bergabung dengan kedua negara di atas, Serbia pernah ikut berpartisipasi di Piala Dunia antara 1930-2002 serta finis sebagai runner up di Kejuaraan Eropa sebanyak dua kali. Namun pada Piala Dunia 2006, Serbia-Montenegro gagal bersinar setelah menuai hasil buruk dengan kalah di semua partai babak penyisihan grup sehingga mereka terpaksa pulang lebih awal.
Serbia berada di Grup 7 kualifikasi Piala Dunia zona Eropa bersama Prancis. Meski dikalahkan Prancis di laga kedua, Serbia akhirnya bangkit dengan memenangi lima pertandingan selanjutnya. Di satu laga akhir, Dejan Stankovic dkk sukses menggulung Rumania 5-0 sekaligus memastikan satu tempat di Afrika Selatan dan menjadi juara grup.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gelandang yang juga si kapten, Dejan Stankovic sering memberikan ancaman dari lini tengah lewat tendangan jarak jauhnya yang sangat keras, ditambah dengan ketajaman Marko Pantelic dan Milan Jovanovic di sisi depan.
Pelatih Radomir Antic membawa pengaruh positif sejak kedatangannya di tahun 2008. Reputasi Antic memang belum setenar seperti Fabio Capello ataupun Alex Ferguson. Antic membuktikan bahwa dirinya memiliki keahlian dan kemampuan taktis membentuk sebuah tim bermental juara. Setahun berselang, Antic berhasil meloloskan Beli Orlovi ke putaran final Piala Dunia 2010.
Antic pernah menangani Real Zaragoza, Real Madrid, dan Real Oviedo sebelum mengarsiteki Atletico Madrid. Di klub yang terakhir disebut ini, Antic menerima sukses besar dengan mempersembahkan gelar La Liga dan Copa del Rey di musim pertamanya pada 1995/1996.
|
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||














































