Sensasi Piala Dunia(4)
Auman Kamerun di Negeri Pizza
Kamis, 18 Mei 2006 18:51 WIB
Jakarta - Jangan sekali-sekali meremehkan tim Afrika di Piala Dunia. Kamerun membuktikan kalau benua hitam juga punya tim yang patut diperhitungkan, ya Indomitable Lions mengaum keras di Italia 1990.Kejutan langsung datang di hari pertama Piala Dunia edisi ke-14 itu. Partai pertama yang selalu dibuka dengan pertandingan sang juara bertahan benar-benar menjungkirbalikkan semua prediksi yang dibuat.Di Stadio Giuseppe Meazza, 8 Juni 1990, Kamerun -- yang sama sekali tak diunggulkan dan diprediksi bakal jadi manngsa empuk Argentina -- secara gemilang malah bisa menundukkan Tim Tanggo yang berpredikat juara bertahan dengan skor tipis 1-0. Adalah tandukan Omam Biyik di menit 67 memaksa Diego Maradona keluar dengan kepala tertunduk di akhir pertandingan, padahal enam menit sebelumnya Kamerun harus kehilangan Kana Biyik setelah diusir wasit.Pertandingan kedua melawan Rumania, masih ditempat yang sama, Kamerun melanjutkan kidigjayaannya. Dua gol Roger Milla di menit 76 dan 85 sempat membuat tim besutan Valeri Nepomniachi itu unggul 2-0, sebelum akhirnya Gavril Balint memperkecil kedudukan saat pertandingan tersisa dua menit.Walau di laga terakhir melawan Rusia Kamerun dicukur empat gol tanpa balas, namun tak ada yang mampu menghalangi mereka menduduki tampuk pimpinan grup B. Posisi kedua ditempati Rumania dan Argentina di posisi ketiga (tetap lolos ke babak selanjutnya dengan predikat peringkat tiga terbaik).Berhentikah kejutan yang dibuat Kamerun sampai di situ? Kolombia menjawab "tidak". Ya, di babak 16 besar Rene Higuita cs merasakan ganasnya "Si Raja Singa", Roger Milla. Pemain paling senior di skuad Kamerun itu membuktikan kalau usia bukan halangan buatnya. Dua gol dibuatnya dalam selang tiga menit di masa perpanjangan waktu (menit 106 dan 109). Kamerun akhirnya lolos ke babak perempatfinal setelah Kolombia hanya mampu membuat satu gol balasan lewat Bernardo Redin (116).Keberhasilan Kamerun mengatasi Kolombia menjadikan mereka tim Afrika pertama yang lolos ke babak delapan besar Piala Dunia. Di babak perempatfinal Kamerun nyaris melanjutkan keganasan mereka saat menghadapi Inggris. The Three Lions bahkan membutuhkan hadian tendangan penalti di masa perpanjangan waktu untuk menjinakkan Kamerun dengan skor ketat 3-2.Sempat unggul lewat David Platt (25), Kamerun mampu meyamakan kedudukan dan balik memimpin lewat penalti Emmanuel Kunde (61) dan Eugene Ekeke (65). Sayang dua kali penalti Gary Lineker di menit 83 dan 105 akhirnya memupus asa Kamerun untuk melangkah ke babak berikutnya.Foto: Gol Omam Biyik di laga pembuka Piala Dunia 1990 (news1). (din/)











































