Sensasi Piala Dunia(5)
"Perang Santiago" di Chile 1962
Jumat, 19 Mei 2006 15:19 WIB
Jakarta - Peristiwa ini disebut-sebut sebagai yang terkotor dalam sejarah penyelenggaraan Piala Dunia. Di Santiago, ibukota Chile, pertempuran benar-benar terjadi saat saat tuan rumah menghadapi Italia di babak pertama Piala Dunia 1962.Istilah Perang Santiago atau Battle of Santiago sebenarnya muncul pada sejarah 3 Juli 1898. Ketika itu terjadi pertempuran dasyat antara angkatan laut Amerika Serikat dan angkatan laut Spanyol di kepulauan Karibia, yang menyebabkan luluh lantahnya skuadron angkatan laut Spanyol.Apa yang terjadi di grup dua (Jerman Barat, Italia, Chile dan Swis) babak fase grup Piala Dunia 1962 kemudian layak diberi julukan serupa. Pertempuran dasyat dalam arti sebenarnya betul-betul terjadi, namun kali ini melibatkan Chile dan Italia. Peristiwanya terjadi pada 3 Juni 1962 di Estadio Nacional, stadion terbesar di Chile yang terletak di ibukota Santiago. Chile yang mengalahkan Swis di pertandingan pertama, menghadapi Italia yang sebelumnya cuma bermain imbang 0-0 atas Jerman Barat.Tensi tinggi yang diperagakan kedua tim meledakkan beberapa insiden yang -- dikutip dari situs resmi FIFA -- disebut sebagai salah satu pertandingan terburuk sepanjang sejarah Piala Dunia. Bayangkan, di pertandingan yang akhirnya dimenangkan Chile dengan skor 2-0 itu, pelanggaran pertama sudah terjadi hanya 12 detik setelah wasit meniup peluit tkickoff.Adalah pelanggaran Giorgio Ferrini yang mengawali serangakaian kejadian "kotor" di pertandingan tersebut. Akibat menendang pemain Chile, Landa, gelandang Italia itu dikartu merah wasit Ken Aston di menit 12.Dasar bandel, Ferrini malah menolak meninggalkan lapangan, alhasil pertandingan pun sempat tertunda sampai 10 menit. Ferrini memang akhirnya meninggalkan lapangan setelah 10 menit berlalu, tapi itu harus dilakukan dengan kerja keras setelah pihak kepolisian turun tangan "meyeret"-nya ke ruang ganti pemain.Kekacauan tak berhenti sampai di situ. Insiden berikutnya terjadi saat Leonel Sanchez menggiring bola dan disambar dengan tekel maut dari Humberto Maschio. Tak terima dengan tekel itu Sanchez mengajukan protes ke Maschio.Bukan protes kata-kata, Sanchez langsung mengirimkan bogem mentah ke wajah kapten Azzuri itu. Alhasil Maschio menjadi korban paling parah dalam pertempuran tersebut dengan cedera patah hidung.Anehnya wasit Aston tidak menghadiahi Sanchez kartu merah. Inilah yang kemudian membuat kubu Italia makin panas di sisa pertandingan.Kalah dalam jumlah pemain dan dongkol akibat sikap wasit yang dianggap merugikan timnya, pemain Italia mulai bermain keras menjurus kasar. Tekel-tekel mulai diumbar oleh pemain Italia, itupun tak lagi mengarah ke bola, sasarannya adalah kaki pemain Chile.Hasilnya bisa ditebak. Kartu merah kembali keluar dari kantong wasit asal Inggris itu. Kali ini nama yang dikeluarkan wasit adalah bek Italia, Mario David.Sepanjang 90 menit pertandingan baku hantam dan saling meludahi mejadi pemandangan yang tak sulit ditemui. Malah tercatat tiga kali petugas kepolisisan masuk ke lapangan demi meredam emosi kedua tim.Sementara wasit Aston harus mendapat kawalan ketat dari pihak kepolisian saat meninggalkan arena pertandingan. Akibat dinilai kurang mampu mempimpin pertandingan dengan baik, Aston dijatuhi sanksi larangan memimpin satu pertandingan.Foto: Wasit Ke Aston mendapat protes keras dari pemain Italia di Piala Dunia 1962 (geschichte). (din/)











































