Bandar Taruhan Ikut Berpesta
Senin, 29 Mei 2006 14:01 WIB
London - Jelang Piala Dunia kesibukan melanda rumah-rumah taruhan. Mereka memberikan banyak pilihan tebakan bagi jutaan penjudi, mulai dari skor pertandingan sampai model rambut yang akan digunakan David Beckham.Utamanya di Inggris, uang sampai satu juta pound diperkirakan beredar di tempat-tempat taruhan selama Piala Dunia yang berlangsung dari 9 Juni sampai 9 Juli. Bandar-bandar memberikan banyak pilihan bagi pelanggannya. Mereka dapat menebak siapa yang akan meraih Sepatu Emas sampai berapa banyak jumlah tendangan sudut di Piala Dunia.Memberikan prediksi bagi timnas Inggris juga kini tak mudah. Beckham dkk kini menghadapi masalah cedera Wayne Rooney dan bakal tampilnya penyerang debutan yang masih hijau Theo Walcott. Tapi bagi bandar, ini menjadi keuntungan karena dengan masalah-masalah tersebut artinya banyak uang yang akan dihasilkan.Bertaruh memang sudah sejak dulu populer di Inggris. Pendapatan para bandar kian besar. Dari tujuh juta poundsterling di tahun 2000 meningkat hingga 50 juta pound beberapa tahun terakhir. Apalagi setelah tahun 2001 pemerintah setempat menghapuskan pajak bagi para petaruh."Inggris merupakan pusat taruhan di dunia dan bandar-bandar besar bermarkas di sini," demikian ujar Profesor Leighton Vaughan Williams, penasihat taruhan senior untuk pemerintah Inggris, kepada Reuters, Senin (29/05/2006).Banyak cara untuk memasang taruhan. Para penjudi ini tak perlu lagi pergi ke bandar-bandar, mereka dapat dengan mudah meletakkan tebakannya lewat internet, telepon, atau acara interaktif di televisi."Orang sekarang bertaruh, duduk di rumah. Dulu mereka bertaruh sebelum pertandingan dimulai, tapi kini saat pertandingan berjalan pun mereka bisa tetap memasang taruhan," jelas Profesor Williams dari Universitas Trent Nottingham.Bagi bandar besar usaha yang mereka jalani semakin populer karena banyaknya hal yang bisa dipertaruhkan. "Orang yang sebelumnya tak pernah berminat ke bandar kini bisa bertaruh di reality show televisi dan sepakbola," ujar juru bicara bandar besar William Hill Graham Sharpe.Menurut Profesor Williams bertaruh kini telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari aktivitas senggang di Inggris. Bahkan bandar besar seperti Ladbrokes bisa menangani lebih dari satu juta taruhan sehari. Mereka juga mempunyai lebih dari dua juta pelanggan online. Tetapi kegiatan ini tak lepas dari kritik. Banyak yang mengatakan bahwa taruhan berpengaruh buruk tidak saja pada para pelakunya tetapi juga pada olahraga itu sendiri.FIFA bahkan membentuk suatu usaha agar dapat menebak pola-pola taruhan agar kasus yang sempat mencuat tahun 2004 lalu di Jerman tidak terulang. Saat itu sempat terungkap skandal pengaturan skor oleh kelompok mafia yang melibatkan wasit Robert Hoyzer. Akibatnya sang wasit harus mundur dan dituntut pidana.Foto: Salah satu pojok di rumah taruhan Inggris (Cheltenham). (lom/)











































