Argentina Kena Kutukan?

Argentina Kena Kutukan?

- Sepakbola
Minggu, 04 Jun 2006 05:50 WIB
Argentina Kena Kutukan?
Buenos Aires - Sejak tahun 1986 Argentina belum lagi berhasil merengkuh tropi Piala Dunia. Benarkah kegagalan Albiceleste di empat penyelenggaraan terakhir lantaran kutukan sebuah makam kuno?Setelah meraih gelar juara dunia yang kedua di Meksiko 1986, Argentina selalu datang ke Piala Dunia dengan status unggulan. Namun lihat apa yang kemudian terjadi dengan "Tim Tango". Di tahun 1990 Maradona cs kalah dari Jerman Barat di final. Di Amerika serikat 1994 giliran Rumania yang menyingkirkan mereka, lalu Belanda yang menjadi momok di Prancis. Di Korea-Jepang ceritanya malah lebih tragis karena Gabriel Batistuta dkk tersingkir di putaran awal.Tapi benarkah semua cerita pahit itu datang lantaran sebuah kutukan? Semua berpulang pada Anda untuk percaya atau tidak.Cerita berbau mistis ini diawali dengan persiapan Argentina sebelum turun di Piala Dunia 1986. Saat itu Maradona cs memilih sebuah kota kecil bernama Tilcara, di dekat Andes yang berbatasan langsung dengan Bolivia, sebagai markas mereka selama beberapa minggu.Entah atas keinginan siapa saat itu pelatih Carlos Bilardo dan beberapa pemain berdoa di sebuah makam bernama Virgen of Copacabana, meminta kekuatan untuk berlaga di Piala Dunia. Saat itu Bilardo berjanji kalau timnya menang, mereka akan kembali ke tempat yang sama untuk mengucapkan terima kasih.Seperti kita ketahui, Argentina akhirnya menjadi kampiun di Meksiko setelah menang 3-2 atas Jerman Barat di partai final. Namun setelah itu Argentina tak pernah lagi merasakan gelar juara di Piala Dunia, inilah yang kemudian menimbulkan kecurigaan kalau jangan-jangan tim Argentina lupa berterima kasih seperti janji mereka pada makam Virgen of Copacabana.Saat dikonfirmasi soal hal itu Bilardo dengan tegas membantahnya. Ia mengaku sudah datang berterima kasih ke makam tersebut dalam sebuah kunjungan pribadi, namun ia mengaku tak ingat persis kapan ia mengunjungi makam itu."Mereka semua berbohong, bohong. Saat saya membuat janji saya selalu menepatinya," seru Bilardo seperti diberitakan Yahoosport, Minggu (4/6/2006).Namun otoritas sepakbola Argentina tak mau ambil pusing dengan pro-kontra seputar masalah tersebut. Demi menghindari hal yang tak diinginkan terjadi di Jerman, Presiden AFA (Argentine Football Association), Julio Humberto Grondona dan beberapa staff tim Argentina berinisiatif datang kembali ke makam tersebut untuk mengucapkan rasa terima kasih. Mudah-mudahan Argentina dimaafkan karena sudah telat datang 20 tahun. Kalau tidak jangan-jangan tidak mereka tak akan bisa lagi merayakan pesta meraih tropi Piala Dunia.Foto: Diego Maradona. Pesta terakhir Argentina di Piala Dunia terjadi di Meksiko 1986 (microcosmos) (din/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads