Demam Judi Jelang Piala Dunia 2006
Rabu, 07 Jun 2006 00:29 WIB
Palembang - Piala Dunia selalu menjadi even fovorit para penjudi. Ini juga terjadi di Palembang. Di kota yang terkenal dengan Jembatan Merah ini, kini bermunculan judi musim Piala Dunia.Sepakbola memang tidak musti dinikmati dengan judi. Tetapi sudah menjadi rahasia umum hal ini banyak terjadi. Malah oleh bandar judi, ini merupakan kesempatan emas untuk mengeruk keuntungan sebesar besarnya."Siapa yang mau ikut taruhan? Tinggal Jerman dan Jepang belum ada yang megang," kata Kosim, satpam di sebuah perusahaan di Jalan Jenderal Sudirman, Palembang. Kosim dan beberapa karyawan perusahaan itu bertaruh atau berjudi memilih juara Piala Dunia 2006 yang akan digelar di Jerman pada 9 Juni sampai 9 Juli 2006.Kosim dan kawan-kawannya itu adalah contoh kecil dari demam judi di Palembang, menjelang digelarnya turnamen sepakbola empat tahunan itu."Aku pilih Brasil, aku berani bayar 1,5. Siapa mau bertaruh," kata seorang pegawai Pemerintah Kota Palembang. Maksud pegawai negeri itu, dia menjagokan Brasil yang juara Piala Dunia 2006 ini. Bila dia kalah, dia berani bayar 1,5 kali dari lawan taruhannya."Kalau bayar 2 aku mau," kata temannya. "Oke, berapa awak pasang -jumlah uang taruhan-," tanyanya.Mereka pun sepakat bertaruh Rp100 ribu. Bila Brasil menang, pegawai negeri yang sebut saja namanya Joni itu akan meraih keuntungan Rp 100 ribu, tapi kalau kalah dia harus membayar Rp 200 ribu kepada kawannya.Selain di perusahaan dan kantor pemerintahan, demam judi menjelang Piala Dunia 2006 juga berlangsung di kampus, di sekolah dan kampung-kampung.Seorang warga di Sentosa, Plaju, Palembang, misalnya sudah membuka pasar taruhan. Caranya yakni dibayar 2:1 buat tim unggulan dan 1:1 yang tidak diunggulkan. Caranya sederhana. Kalau memilih tim unggulan, bila juara akan dibayar setengah dari besarnya taruhan, tapi kalau bukan tim unggulan dibayar sama seperti nilai taruhan.Menariknya, tim unggulan yang ditentukan warga yang sebelumnya menjadi bandar togel alias toto gelap ini, yakni tim-tim yang popular atau beberapa kali juara dunia, Eropa atau Amerika Latin. Yakni Brasil, Argentina, Jerman, Inggris, Belanda, Spanyol, dan Italia.Tidak hanya mereka yang memang "profesional", bandar-bandar judi amatir juga bermunculan. Bahkan hingga di sekolah dan kampus. Tetapi nominalnya tentu disesuaikan dengan kocek masing-masing, yang relatif lebih kecil dari penjudi di kasino atau online.Foto: (Ilustrasi) (lom/)











































