Awas Ditelanjangi Polisi Jerman!

Awas Ditelanjangi Polisi Jerman!

- Sepakbola
Rabu, 07 Jun 2006 13:57 WIB
Awas Ditelanjangi Polisi Jerman!
Saarbruecken - Penonton yang akan berangkat ke stadion sebaiknya tidak bertingkah macam-macam. Pasalnya kepolisian Jerman diperbolehkan menelanjangi seseorang yang mereka anggap mencurigakan. Nah lho!Bukan asal menelanjangi tentunya dan juga bukan ditelanjangi untuk diarak seperti maling-maling yang ditangkap di negara kita ini. Proses penelanjangan yang boleh dilakukan oleh petugas kepolisian tentu ada aturannya -- walau terkesan subyektif.Polisi mengeledah seseorang yang dianggap mencurigakan itu sudah biasa. Yang tak biasa dari kasus ini adalah bahwa untuk membantu penggeledahan itu polisi boleh melucuti seluruh pakaian alias membugili si tersangka.Adalah kriteria untuk menggeledah bugil itu yang terkesan kurang adil. Pasalnya seseorang yang akan digeledah tak harus terbukti sudah melakukan tindakan yang melanggar hukum. Polisi hanya perlu merasa curiga akan gerak-gerik seseorang sebelum memutuskan menggeledahnya.Diberitakan Yahoosports, Rabu (7/6/2006), peraturan ini disahkan oleh pengadilan Saarbruecken. Menurut pengandilan, penggeledahan sampai menelanjangi si tersangka perlu dilakukan untuk mendapat hasil pemeriksaan yang memuaskan.Peraturan ini sebenarnya sempat diterapkan di Saarbruecken tahun lalu. Saat itu seorang gadis berusia 16 tahun dan beberapa penonton wanita yang akan menyaksikan pertandingan antara Dynamo Dresden dan FC Saarbruecken menjadi "korban" penggeledahan bugil itu.Karena dianggap mencurigakan polisi langsung menggiring gadis dan penonton wanita lain ke dalam pos dan melakukan penggeledahan. Inilah yang kemudian mendapat protes dari si gadis itu. Pasalnya selain tak ditemukan benda berbahaya di balik pakaiannya, proses pemeriksaannya ternyata terkesal asal lantaran pos tempanya diperiksa tak ditutup, alhasil orang dari luar pos bisa melihatnya sedang digeledah."Anda akan bisa melihat saya dari luar pos saat itu, selain itu Anda juga harusnya tahu udara di bulan Maret terasa sangat dingin," begitu protes si gadis yang akhirnya tidak di gubris pihak pengadilan.Foto: Ilustrasi polisi sedang menggeledah seorang tersangka (smh). (din/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads