Celana Berlogo Bawa Masalah
Sabtu, 17 Jun 2006 22:05 WIB
Stuttgart - Ada pemandangan unik menjelang laga Belanda vs Pantai Gading di FIFA World Cup Stadium Stuttgart kemarin. Ratusan fans tim Oranje masuk ke stadion tanpa celana. Ratusan fans tersebut bukannya lupa mengenakan celana. Rupanya itu terkait dengan sponsor Piala Dunia. Tidak masalah jika para fans mengenakan celana biasa. Tapi menjadi masalah karena celana selutut berwarna oranye itu berlogo sebuah perusahaan bir Belanda. Padahal Piala Dunia kali ini didukung oleh Budweiser, perusahaan bir asal Amerika Serikat, yang di Jerman memakai merk Anheuser Busch Bud. Dilansir AFP, Sabtu (17/6/2006), ratusan fans yang memakai celana berlogo itu dianggap melakukan pemasaran terselubung untuk perusahaan bir Belanda tersebut. Karena anggapan itu para fans yang kurang beruntung ini harus rela menonton Arjen Robben cs mengalahkan Pantai Gading 2-1 tanpa celana."Siapapun boleh mengenakan yang mereka inginkan tetapi jika sebuah perusahaan mencoba untuk melakukan pemasaran terselubung maka FIFA harus mencegahnya," jelas direktur komunikasi FIFA, Markus Siegler. Ditambahkan Siegler, tindakan yang mereka lakukan bukannya melanggar peraturan. Malah perusahaan yang "menyuruh" segelintir fans Belanda untuk melaksanakan kampanye terselubung itu yang melanggar hukum. "Kami tidak ingin mengatakan kepada para fans apa-apa saja yang harus mereka kenakan, tetapi saya ingin mengingatkan kepada Anda kalau FIFA telah memenangkan tuntutan hukum melawan perusahaan bir yang mencoba kampanye seperti ini," tambahnya. Selain Budweiser dan Bitburger tidak boleh ada merk bir lain yang diperjualbelikan di 12 stadion yang menjadi tuan rumah Piala Dunia 2006. Foto: Fans Belanda berpose sebelum partai Belanda vs Pantai Gading (AFP/Martin Oeser) (mel/)











































