Kolom
Setan Kober Main Bola
Sabtu, 08 Jul 2006 11:58 WIB
Jakarta - Setan ternyata piawai main bola. Setan juga punya klub yang dijuluki Setan Merah. Klub itu berdomisili di Inggris, dikenal dengan nama Manchester United. Para pemainnya hebat-hebat, juga pendukung serta pelatihnya. Tapi adakah setan beneran yang main bola? Sebelum bicara soal setan main bola, maka harus dimulai dulu dari kenalan sama yang namanya setan. Untuk mengenal setan, jalur yang tersedia untuk ditempuh adalah jalur penciptaan. Utamanya yang tertuang dalam kitab suci agama-agama samawi. Sebab di luar agama itu tidak dikenal istilah setan.Dalam penciptaan, ditegaskan tentang asal-usul setan. Dia diciptakan dari api, dan semula ditempatkan sebagai penjaga surga. Dia menginventarisasi kekayaan nirwana, dan bersahabat dengan para malaikat yang diciptakan dari cahaya.Ketika Tuhan menciptakan manusia (Adam) dari tanah liat, Azazil (setan) dan malaikat diperintahkan untuk bersujut. Seluruh malaikat patuh, hanya setan yang menolak. Dengan pongah dia menyombongkan diri karena dicipta dari api, sedang Adam disebutnya hanya berasal dari debu. Sejak itu jatuhlah kutukan Allah. Azazil terusir dari neraka, dan beralih profesi sebagai penggoda manusia. Dalam hari pembalasan nanti (kiamat), setan akan menghuni neraka bersama manusia yang tergoda. Sebab pintu ampunan telah tertutup selama-lamanya bagi setan, biarpun dia melakukan kebaikan.Setan berbuat baik? Soal ini, dengan kalimat pendek, Peter J Awn dalam Iblis In Sufi Psikology memberi pendapat. "Setan itu kasihan sekali. Berbuat baik pun dia akan tetap masuk neraka. Tapi ingat, kalau kita mengasihani setan, pada hakekatnya kita sudah digoda setan," Nah lo !Setan dalam menggoda manusia tak hanya dari luar raga. Ia juga masuk sampai aliran darah. Mereka mempengaruhi untuk be rbuat jahat, juga untuk memelesetkan kebaikan agar menjadi jahat. Dan penyimpangan itulah yang kadang diartikan sebagai perbuatan baik setan.Tentang 'kebaikan' setan ini ada kisah menarik. Suatu senja, seorang sufi sedang tertidur di sebuah bangunan tua. Ashar menjelang, dan sebentar lagi Maghrib datang. Saat itu kakek renta menghampirinya. Ia membangunkan tidur sang sufi, menyuruh agar selekasnya menjalankan sholat Ashar.Sang sufi yang suci itu terkaget-kaget saat bangun. Sebab ia tahu, siapa yang berpenampilan seperti kakek tua itu. Dia adalah setan. Dengan heran sufi ini bertanya, "Hai setan, apa alasanmu membangunkan aku agar sholat." Setan hanya menjawab pendek. "Cepat kamu sholat, sebentar lagi Maghrib. Kalau kamu terus bertanya, kamu nanti tidak sholat Ashar. Tunaikan dulu ibadah lima waktumu, habis itu aku terangkan tujuanku," kata setan itu.Sang sufi pun beranjak dari bangunan tua itu. Ia ambil air wudlu, dan mulai menjauh dari tempatnya tidur untuk melakukan sholat. Saat sufi itu baru menjalankan beberapa rakaat, tiba-tiba bangunan tua tadi roboh. Sang sufi tak mendengar itu, saking khusuknya sembahyang.Habis sholat, sufi ini kembali bertanya pada setan itu. "Aku sudah sholat. Sekarang ceritakan maksudmu membangunkan aku untuk sholat. Ini aneh, setan kok menyuruh orang agar menyembah Gusti Allah." Apa jawaban setan itu? "Hai orang suci, lihatlah bangunan tua yang kamu tempati tidur tadi. Bangunan itu roboh. Jika kamu tetap di sana, maka kamu akan mati dan dijamin surga oleh Allah. Aku tak rela kamu mati dan masuk surga. Sekarang kamu masih hidup, dan aku punya kesempatan menggoda serta menyeretmu menjadi pengikutku agar masuk neraka. Itu alasanku membangunkanmu untuk sholat." Ini adalah contoh perbuatan 'baik' setan demi untuk kejelekan.Terus bagaimana kalau setan main bola? Kayaknya sih sudah terjadi. Sebab tiap tangis bayi yang dilahirkan, itu merupakan pertanda masuknya setan untuk menyatu dalam psikis dan phisik manusia. Hanya ada satu manusia yang saat kelahirannya tidak diikuti setan, yaitu Nabi Isa.Jadi, karena setan yang ada dalam diri manusia itu jumlahnya melebihi manusia itu sendiri, maka ketika Zidane menggebrak kaki Luis Figo, Wayne Rooney menginjak Carvalho, Cannavaro memasukkan kakinya ke perut Essien, itu adalah bagian dari skenario setan yang ada dalam diri mereka.So, lah iya, kok sempat-sempatnya setan masih mau ngurusi main bola segala. Ini namanya setan kober. Setan kurang pekerjaan !==*) Penulis adalah pemerhati masalah budaya, wartawan, juga mantan kiper. Alamat e-mail jok5000@yahoo.com. (key/)











































