Bersama Lucescu, Shakhtar akan menjalani partai pertama perdelapanfinal Liga Champions menghadapi Roma di Stadion Olimpico Roma, Kamis (17/2/2011) dinihari WIB.
Jamaknya bermain tandang, tentu Shakhtar pasti akan mendapat tekanan dan teror dari pendukung Roma. Tapi di mata Lucescu, pemain Roma pun bakal merasakan tekanan yang sama.
"Para pendukung (Roma) memang akan menciptakan tekanan buat lawannya, tetapi itu juga untuk tim mereka sendiri," cetus Lucescu dalam wawancara dengan situs resmi UEFA.
Pada tahun 2006, Lucescu sudah pernah memandu Shakhtar bermain di markas Roma. Saat itu, Lucescu harus melihat timnya dilibas 0-4. Kali ini, pelatih asal Rumania itu yakin anak-anak asuhnya bisa bermain lebih baik.
"Jelas, apa yang kami pelajari dalam pertandingan terakhir kami (melawan Roma) akan membantu kami. Saya yakin dengan itu," kata Lucescu yang juga pernah melatih Inter Milan itu.
"Selain itu, perbedaan kelas dalam sepakbola di Eropa timur dengan barat sudah semakin sempit. Banyak juga pemain berbakat yang bermain di (Eropa) timur," timpalnya.
"Piala UEFA pernah dimenangi oleh Galatasaray, CSKA Moskow, Zenit St Petersburg dan Shakhtar. Artinya, tim-tim dari negara itu punya harapan besar untuk sukses di Liga Champions," pungkas Lucescu.
(arp/mrp)











































