Sesungguhnya, bermain defensif di Camp Nou pun tak langsung memberikan jaminan bahwa gawang Arsenal bakal lebih aman. Setidaknya, Barca baru saja membuktikan bahwa mereka bisa membongkar tembok kokoh sebuah tim yang bermain defensif.
Minggu (6/3/2011) dinihari WIB lalu di kandang sendiri, Barca yang tampil mendapatkan 80% penguasaan bola harus menghadapi Real Zaragoza yang tampil super-defensif. Tapi, ujung-ujungnya Los Cules tetap bisa meraih poin penuh. Barca menang 1-0 berkat gol tunggal Seydou Keita.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun demikian, membayangkan Arsenal bermain defensif diusir jauh-jauh dari benak pemain-pemain Barca. Kedua tim adalah sama-sama tim ofensif. Jauh lebih mudah jika memprediksikan 'Tim Gudang Peluru' juga bakal bermain menyerang.
"Mereka akan menjadi Arsenal yang sama seperti selama ini--Arsenal yang menyerang," ujar Dani Alves di ESPN Star.
"Begitulah cara mereka bermain dan saya tak bisa memikirkan mereka bermain dengan cara yang lain."
Maka, Alves pun meyakini duel sesama tim ofensif bakal terjadi. Ia menyebut, Barca juga tidak tahu bagaimana caranya bertahan. Yang ada mereka bakal terus berusaha membongkar pertahanan lawan, sedefensif apa pun mereka.
"Saya pikir, Arsenal tak tahu bagaimana cara bermain seperti Real Zaragoza. Kami juga tak tahu caranya bermain bertahan."
"Melawan Zaragoza, kami terus menyerang dan tak sedikit pun kami melonggar," tandasnya.
(roz/krs)











































