Itu adalah leg pertama babak 16 besar yang akan digelar diΒ Valeriy Lobanovskiy Stadium. Dua striker terbaik asal Eropa Timur di eranya masing-masing akan saling head to head di sini yaitu Dzeko dan Sheva.
Kebetulan keduanya sempat mencicipi kerasnya persaingan di Liga Inggris. Sheva dari musim 2006 hingga 2009 memperkuat Chelsea namun karirnya gagal total setelah hanya mencetak sembilan gol dari 47 penampilannya. Ia pun sempat dipinjamkan kembali ke AC Milan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dzeko pun diprediksi kembali akan diandalkan Roberto Mancini di lini depan bersama Carlos Tevez. Ini berarti striker Bosnia Herzegovina itu akan langsung bertatap muka dengan Sheva yang dijadikan panutan dalam karirnya saat ini.
"Dia selalu menjadi pemain favoritku. Idolaku. Aku bertemu dengannya beberapa tahun lalu ketika Wolfsburg bertemu Milan dan kami bertukar kostum," ucap Dzeko kepada Dailymail.
"Dia mengalami masa-masa sulit di Inggris namun itulah sepakbola. Inggris sangat berbeda dari liga-liga lainnya dan aku harus bisa beradaptasi di sana. Aku akan meraup banyak kesuksesan di sana," sambungnya.
Kiev pun tak bisa diremehkan sebab pasukan Yuri Syomin itu membuktikan kekuatannya saat melibas Besiktas dengan agregat total 8-1 di leg sebelumnya. Apalagi suhu dingin bisa jadi andalan tim-tim Eropa Timur saat bermain di kandang.
"Aku tahu Shevchenko karena dia bermain lama di Italia. Dia adalah pemain yang fantastis di Italia. Namun para pemain Kiev lain pun sama pentingnya dengan Shevchenko," timpal Mancini.
(mrp/nar)











































