Semenjak bergabung dari Lyon musim lalu, Benzema memang sulit mengembangkan permainannya di Madrid. Sampai datangnya Jose Mourinho pun ia banyak menerima kritikan dari pelatih barunya itu. Namun cederanya Gonzalo Higuain membawa berkah bagi penyerang internasional Prancis.
Benzema pun mulai dipercaya jadi striker utama oleh Mourinho dan perlahan ia pun menunjukkan kualitas serta banderol mahalnya. Di Liga ia sudah mengumpulkan sembilan gol dari 25 penampilannya. Sementara ia menambah masing-masing lima gol di Copa Del Rey dan Liga Champions. Total sudah 19 gol didapat dari 38 kali Benzema tampil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tengah menapaki lagi karir saya dan saya tahu saya harus memanfaatkannya dengan baik," sambungnya.
Performa ciamik Benzema itu diharapkan kembali muncul saat Madrid menghadapi bekas klubnya Lyon di leg kedua perdelapanfinal di Santiago Bernabeu, Kamis (17/3/2011) dinihari WIB. Madrid punya misi mengakhiri kutukan tak pernah lolos dari babak 16 besar selama enam musim terakhir.
Dengan kondisi Cristiano Ronaldo yang masih diragukan maka Benzema jadi tumpuan El Real untuk mendulang gol, seperti yang dilakukan saat leg pertama yang berakhir 1-1.
"Saya melihatnya bermain bersama Prancis melawan Brasil di Paris (bulan lalu) dan dia kini menjadi pemain yang lebih baik di segala sisi, baik fisik maupun mental," ucap presiden Lyon, Jean Michael Aulas yang dikutip Reuters.
"Saya pikir dia jelas mengirimkan pesan kepada Mourinho di leg pertama ketika mencetak gol usai masuk sebagai pemain pengganti. Mourinho ingin memainkannya dan Bnzema tidak punya pilihan selain bermain sebaik mungkin. Ini tidak baik bagi kami," cemas Aulas.
(mrp/krs)











































