Sebelum Madrid menjamu Spurs di leg pertama perempatfinal Liga Champions, Mourinho cuma berharap hasil seri. Meski Madrid diunggulkan, sukses Spurs menekuk AC Milan 1-0 di San Siro di perdelapanfinal membuat Mou cukup berhati-hati.
Nyatanya, di Santiago Bernabeu, Rabu (6/4/2011) dinihari WIB, Madrid memberi lebih dari hasil seri. Dua gol Emmanuel Adebayor dan masing-masing satu dari Di Maria dan Cristiano Ronaldo membuat Los Blancos menang telak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Madrid juga unggul jauh dalam hal tendangan ke gawang, yakni 11 berbanding 1 milik Spurs. Angka sepak pojok di mana Madrid unggul 9-3 juga memperlihatkan agresivitas mereka di lapangan.
Opta Stats bahkan mencatat Madrid mencoba melepaskan 36 tembakan. Ada yang mengarah ke gawang, ada juga yang tidak mengarah serta ada beberapa yang diblok pemain Spurs, tetapi 36 tembakan itu adalah yang terbanyak di Liga Champions sejak duel Milan vs Glasgow Celtic sejak Maret 2007.
Kemenangan besar Madrid itu praktis membuat satu kaki mereka sudah di semifinal. Di leg kedua di kandang Spurs, Madrid tinggal mengejar hasil seri atau malah kalah asal tidak lebih dari tiga gol.
(arp/roz)











































