Nama Aaron Lennon pada awalnya masuk ke dalam starting eleven Spurs untuk menghadapi Madrid, Rabu (6/4/2011) dinihari WIB. Namun, terjadi perubahan mendadak di menit akhir sehingga ia harus diganti oleh Jermaine Jenas.
Inilah awal dari serangkaian nasib buruk untuk Spurs di Santiago Bernabeu. "Semua yang dapat berjalan keliru, semuanya jadi kenyataan," keluh Manajer Spurs Harry Redknapp di BBC.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baru empat menit laga berjalan, Spurs kemudian sudah harus ketinggalan satu gol akibat gol dari Emmanuel Adebayor, pemain yang sedang dipinjamkan dari Manchester City.
Belum pulih benar dari keterkejutannya, Lily Whites harus terhenyak lagi setelah sang penyerang andalan Peter Crouch diusir wasit pada menit 15.
"Lalu kami kebobolan gol cepat dan juga mendapat kartu merah. Tapi kami cukup lumayan di paruh pertama dan mendapat beberapa peluang," nilai Redknapp.
Menuntaskan paruh pertama dengan ketinggalan 0-1 dengan minus satu pemain, Spurs akhirnya keteteran di babak kedua. Akibatnya tiga gol Madrid pun bersarang tanpa balas. Spurs keok 0-4.
"Saya pikir kami bisa terus bertahan tetapi kaki-kaki kami kelelahan. Datang ke sini dengan 11 pemain saja sudah susah, apalagi jika harus dengan 10 pemain, dan ini memang hari yang berat melawan salah satu tim yang amat bagus," aku Redknapp.
(krs/arp)










































