Schalke membuat kejutan besar dalam laga leg pertama perempatfinal Liga Champions. Bertandang ke San Siro, Rabu (6/4/2011) dinihari WIB, Raul Gonzalez dkk. meremukkan tim tuan rumah Inter Milan dengan skor mencolok 5-2.
Kemenangan tersebut tentu membuat peluang The Royal Blues untuk melenggang ke babak semifinal terbuka lebar. Pasalnya, Inter butuh kemenangan dengan selisih empat gol tanpa balas pada leg kedua untuk membalikkan keadaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami tahu kami harus mencerna ini dulu, sebelum kami dapat sepenuhnya menghargainya. Bahkan dalam kondisi 3-2 dan lebih lagi 4-2 dan setelah kartu kuning kedua untuk Chivu saya sudah yakin bahwa kami tak akan kalah. Pada penghujung laga, bahkan kami bisa mencetak lebih banyak gol," urai pelatih 52 tahun ini.
Rangnick memang luar biasa gembira dengan kemenangan mengejutkan ini. Dia pun menyebut laga kontra Inter sebagai yang terbaik dalam kariernya.
"Ini tentu pertandingan terbaik dalam karier saya. Apakah ada orang yang bilang kepada kami sebelum pertandingan bahwa kami akan mengalahkan Inter dengan selisih tiga gol? Kami akan berpikir yang dia katakan adalah gila," cetus mantan pelatih VfB Stuttgart, Hannover 96, dan Hoffenheim itu.
"Kami melihat pertandingan pada hari Sabtu di sini dan seberapa besar ruang yang diberikan kepada AC Milan sehingga kami memutuskan untuk memasang Jose Manuel Jurado sebagai starter," jelasnya.
"Jika Anda mencoba bertahan melawan tim seperti Inter, Anda sama saja mencari masalah. Namun, babak pertama memang luar biasa. Bisa saja skornya 5-5 saat turun minum," tuntas Rangnick.
(mfi/nar)











































