Dengan tanggal lahir 29 November 1973, berarti Giggs sudah berusia 37 tahun kini. Sudah tak seeksplosif ketika dirinya muda dulu memang, tapi tajinya masih ada. Untuk alasan yang sama pula Giggs sudah jarang ditempatkan pada posisi aslinya, yakni sayap kiri.
Tapi menempatkan dirinya sebagai gelandang tengah terbukti bukan opsi yang salah juga. Setidaknya demikianlah yang terlihat dalam laga melawan Chelsea di Old Trafford, Rabu (13/4/2011) dinihari WIB. Bersama Wayne Rooney, Giggs rajin bergerak dan memberikan operan ke seluruh lapangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Assist pertama hadir setelah dirinya menerima operan dari John O'Shea dan melakukan tusukan dari sisi kanan. Umpan tariknya ke tiang jauh kemudian disambar oleh Javier Hernandez. MU unggul 1-0 berkat gol ini.
Yang kedua hadir tak lama setelah Chelsea menyamakan skor menjadi 1-1 berkat gol Didier Drogba. Menahan bola di depan kotak penalti, Giggs langsung melihat Park Ji-Sung yang tak terkawal di sisi kiri. Ia pun langsung memberikan bola kepada gelandang asal Korea Selatan itu.
Park lolos dari jebakan offside. Usai menahan bola sejenak, ia langsung melepaskan tendangan kaki kiri dan gawang Petr Cech bobol lagi. MU unggul 2-1 dan kedudukan tersebut bertahan sampai pertandingan usai.
Jika Anda ingat, Giggs jugalah yang menjadi arsitek gol 'Setan Merah' ke gawang Chelsea sepekan silam. Kala itu, umpan tariknya dari sisi kiri berhasil dimaksimalkan oleh Rooney. MU menang 1-0 pada pertandingan itu, yang mana membuat mereka sedikit lebih di depan untuk menghadapi duel di Old Trafford ini.
Sebagai catatan, Giggs adalah pemberi assist untuk empat gol terakhir MU di Liga Champions. Satu assist lainnya ia berikan untuk gol Hernandez ke gawang Olympique Marseille di babak 16 besar.
Well done, The Welsh Wizard.
(roz/din)











































