"Perjudian besar yang dilakukan Carlo Ancelotti terhadap pemain berharga 50 juta poundsterling gagal setelah Chelsea tersingkir dari Liga Champions dengan kekalahan 1-2 dari Manchester Untied." Demikian dituliskan media Sportinglife untuk memberitakan laga perempatfinal leg kedua Liga Champions antara MU kontra Chelsea, dinihari tadi.
Apakah perjudian merupakan kata yang tepat? Faktanya selama berada di lapangan, Torres tidak banyak memberikan kontribusi berarti. Tercatat hanya satu kali mantan pemain Liverpool itu mengancam gawang MU saat menyambut umpan dari Nicolas Anelka. Namun tandukan Torres masih melebar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya memilih Fernando karena kemampuan dan skill yang dia miliki bisa berbuah positif bagi kami. Sebelum memutuskan ini, saya membutuhkan waktu lama untuk berpikir apakah akan memasang Fernando sebagai starter," jelas Ancelotti seperti dikutip dari situs resmi klub.
"Alasan saya kemudian menarik Fernando keluar adalah kami butuh mencetak gol dan saya pikir Didier dalam kondisi bugar. Dia bisa menggunakan kekuatannya di lini depan."
Ada pun dilansir dari BBC, manajer asal Italia itu meminta publik untuk bersabar terhadap El Nino. "Dengan kekuatannya, Drogba bermain fantastis di babak kedua. Dia melakukan tugas dengan baik. Namun kita harus terus percaya dan bersabar untuk Torres dan kita harus yakin bahwa dia akan berkembang," tukas manajer berjuluk Don Carlo.
Kegagalan Torres menggetarkan gawang MU membuat mantan pemain depan Atletico Madrid itu hampir 700 menit puasa gol.
Ancelotti selanjutnya mengatakan timnya sudah tampil baik, dan hanya kegagalan mencetak gol yang membuat John Terry dkk harus mengakhiri petualangannya di Liga Champions.
"Ketika kami berhasil mengontrol permainan, kami gagal mencetak gol. Kami juga tampil baik saat bermain 10 orang, namun kami gagal mencetak gol lagi. Manchester United layak menang."
(nar/din)











































