Beberapa jam lalu, Inter ditaklukkan Schalke 1-2 di Veltins Arena, yang mana membuat mereka tersingkir di babak perempatfinal Liga Champions dengan agregat telak 3-7. Performa jeblok di leg I, di mana mereka kalah 2-5 di Giuseppe Meazza, adalah sebuah awal yang salah sebelum melakoni laga di Gelsenkirchen kali ini.
Kapten Inter, Javier Zanetti, bahkan mengakui bahwa Inter kalah lantaran kesalahan sendiri. Ketika mereka tengah menguasai jalannya pertandingan di babak pertama, gol Raul Gonzalez justru lahir, sesaat sebelum turun minum. Momentum pun hilang, meski Thiago Motta langsung menyamakan kedudukan di awal babak kedua.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami akan melupakannya. Kami ingin memenangi Scudetto dan Coppa Italia," ujar Sneijder di situs resmi klub.
"Kami berpikir kami bisa melakukannya malam ini, tapi kami tahu bahwa itu akan sangat sulit. Kami punya banyak peluang, tapi jika Anda tak bisa menyelesaikannya, maka itu akan sulit."
"Schalke bermain dengan baik di San Siro dan melakukannya lagi hari ini. Kami jauh lebih terpukul kalah di kandang sendiri ketimbang di sini."
"Aplaus dari fans? Kami berterima kasih kepada setiap orang dari mereka karena mereka selalu berada di belakang kami. Sekarang kami harus melakukan yang terbaik di liga dan Coppa demi mereka," tegas Sneijder.
"Kami akan melupakan kegagalan ini dan fokus pada target yang tersisa. Kami akan menatap ke depan," lanjutnya kemudian.
(roz/din)











































