Mascherano pertama kali bermain di final adalah pada musim 2006/2007, saat itu ia dipinjam Liverpool dari West Ham United dan jadi kunci kegemilangan The Reds melaju ke partai final.
Sayang hasrat Mascherano merebut trofi kandas setelah AC Milan menaklukkan Liverpool dengan skor 1-2. Tentu memori buruk itu masih terbayang di benak Mascherano dan jadi salah satu bagian dalam karier sepakbolanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Secara pribadi aku sangat senang. Di musim pertamaku aku memenangi liga, kami mencapai final Copa del Rey dan kini final Liga Champions," tutur Mascherano di Dailymail.
"Aku coba menikmati setiap momen bersama rekan-rekanku. Mudah-mudahan ini waktunya untuk berselebrasi usai final Liga Champions - Aku bermain bersama Liverpool di tahun 2007 dan tahu bagaimana rasanya kalah. Aku masih menyimpan memori itu. Itu adalah laga yang buruk dan hari yang sangat menyedihkan untukku," sambungnya.
Namun lawan Barca kali ini adalah MU, tim yang kerap membawa ketidakburuntungan bagi pesepakbola 26 tahun itu. Saat masih berkostum Liverpool, dua kali Mascherano mendapat kartu merah saat bertemu 'Setan Merah' yakni Oktober 2009 dan Maret 2008.
Di partai final kali ini Mascherano berpeluang besar menjadi starter. Apakah ia trauma mengalami kejadian serupa?
"Aku sudah melupakan soal itu," tegas Mascherano."Ketika Anda bermain untuk Liverpool selama 3,5 tahun dan rival anda adalah Manchester Untied, Anda akan merasa sedikit ada perbedaan."
(mrp/nar)











































