Dua final pertama kiper berusia 40 tahun itu dilakoninya bersama Ajax Amsterdam. Yang pertama ada di akhir musim 1994/1995, di mana Ajax bertemu AC Milan dan akhirnya menang 1-0 berkat gol Patrick Kluivert.
Semusim kemudian, Ajax kembali melangkah ke final. Namun, mereka kalah dari Juventus melalui adu tendangan penalti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam laga yang berlangsung di Moskow tersebut, Van der Sar menjadi pahlawan usai memblok tendangan penalti bomber Chelsea, Nicolas Anelka. United keluar sebagai juara, Van der Sar mendapatkan trofi Liga Champions keduanya.
Sama seperti ketika di Ajax, Van der Sar kembali merasakan final semusim setelahnya. Tapi, sama juga seperti ketika di Ajax, Van der Sar harus menerima kekalahan. United takluk 0-2 di tangan Barcelona.
Kiper asal Belanda itu bakal pensiun setelah musim ini berakhir. Laga melawan Barca di Wembley, Sabtu (28/5/2011), pun akan menjadi laga terakhir untuknya bersama The Red Devils. Tentu, dia ingin mengakhirinya dengan menjadi juara.
"Ketika Anda melakukannya, Anda menggenggam trofi di tangan Anda selama lima detik dan memberikannya ke pemain di sebalah Anda."
"Rasanya menakjubkan ketika keesokan harinya Anda melihat fotonya dan itu akan menjadi kenangan selamanya, mengangkat trofi itu," ujar Van der Sar di situs resmi UEFA.
(roz/mfi)











































