Para pemain MU tentunya masih ingat bagaimana dua musim lalu mereka ditaklukkan Barca yang baru dilatih Pep Guardiola di awal musim. Posisi 'Setan Merah' saat itu adalah unggulan karena mereka adalah juara bertahan.
Namun misi jadi tim pertama yang mempertahankan gelar Liga Champions --setelah kompetisi itu berubah format-- gagal, karena gol-gol Samuel Eto'o dan Lionel Messi tak mampu dibalas oleh MU.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tapi MU sekarang beda dengan dua tahun lalu. Mereka tak lagi bertumpu pada seorang Cristiano Ronaldo dan permainan kolektif serta mentalitas tim jadi senjata utama.
Wajar jika Pasukan 'Teater Mimpi' punya hasrat untuk melakukan revans atas kekalahan dua musim lalu. Fergie maka langsung mewanti-wanti anak asuhnya agar tak berpikir demikian, karena justru itu bisa jadi bumerang bagi mereka.
"Laga ini bukan sekadar balas dendam," tegas Fergie dalam jumpa pers jelang laga seperti dikutip Sky Sports.
"Ini adalah masalah dari harga diri kami bahwa kami kalah dalam laga saat itu. Terlepas dari itu kami sangat fokus saat ini," tandas manajer berusia 69 tahun itu.
(mrp/mrp)











































