Milan merupakan salah satu klub penghuni kasta elit Eropa yang menyandang Badge of Honour. Namun begitu Rossoneri sudah tak lagi berprestasi di Liga Champions sejak mereka menjuarainya di tahun 2007. Perjalanan tim "merah-hitam" dalam empat musim terakhir sering mentok di babak 16 besar saja.
Untuk musim depan, gelandang Milan Clarence Seedorf mengatakan bahwa sudah saatnya bagi Milan untuk memasang target juara di Liga Champions.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seedorf menyebut bahwa tantangan terbesar untuk menjuarai kompetisi antarklub kasta tertinggi di Eropa itu adalah Barcelona, tim yang begitu dominan dalam kurun waktu dua hingga tiga musim terakhir. Namun eks Ajax Amsterdam dan Real Madrid itu menilai bahwa tidak ada tim yang tak terkalahkan.
"Faktor Barcelona ibarat pasir yang masuk ke mata kita, namun kita masih berbicara soal sepakbola dan tidak ada tim yang tak terkalahkan. Dengan karakteristik, mentalitas, serta modal menjuarai liga Italia musim lalu, maka kami seharusnya punya keyakinan lebih terhadap kemampuan kami memenangi Liga Champions dan juga kompetisi lain di mana kami terlibat di dalamnya."
Juara di Liga Champions boleh jadi juga merupakan tuntutan Milanisti untuk musim depan. Salah satu tifosi Milan yang datang dari kalangan "kelas premier"-pun mengungkapkan hal tersebut.
"Baik saya mau pun Milan kini memiliki ambisi baru. Setelah memenangi scudetto, tim kini siap untuk Liga Champions dan saya siap untuk tetap menjadi nomor satu dunia selama mungkin," kata petenis putra peringkat nomor satu dunia Novak Djokovic ketika mengunjungi Milanello, Sabtu (23/7/2011) waktu setempat.
Foto: Sejumlah pemain AC Milan usai meraih juara Liga Champions musim 2006/2007. Itu adalah kali terakhir Milan juara Liga Champions (Getty Images/J.McDonald)
(nar/nar)











































