Pada Mei silam, UEFA memberikan hukuman sebanyak lima pertandingan untuk Mourinho. Ia dilarang menemani timnya berlaga di lima laga kompetisi Eropa. Salah satu hukuman tersebut sudah dijalani saat dia absen di leg kedua babak semifinal Liga Champions, sementara satu hukuman lainnya berbentuk percobaan dalam kurun tiga musim mendatang.
Keputusan tersebut diambil Komisi Disiplin UEFA menyusul komentar pedas yang dikeluarkan pelatih asal Portugal tersebut saat Madrid ditundukkan Barcelona 0-2 di Santiago Bernabeu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka tim yang hebat, jadi selamat buat mereka, tapi mereka punya kekuatan itu. Pepe dikartu merah dan saya juga. Saya tak tahu kenapa," ucap Mourinho saat itu.
Madrid pun melakukan banding dan banding tersebut akhirnya diterima. Hukuman pertandingannya pun dikurangi. UEFA mengubah hukumannya menjadi larangan menemani tim berlaga di lima pertandingan dengan dua pertandingan di antaranya berbentuk percobaan dalam kurun tiga musim mendatang.
"Setelah melakukan pertemuan dan melihat berbagai bukti, Komite Banding memutuskan untuk mengubah sanksi," demikian statemen yang dilansir UEFA di situs resminya.
Kendati demikian, UEFA tidak mengubah sanksi denda. Mourinho tetap dijatuhi hukuman denda sebesar 50.000 euro.
(roz/roz)











































