Dibanding Arsenal, Chelsea dan Manchester City yang juga lolos ke fase grup, perjuangan yang akan dilalalui MU di babak 32 besar terbilang lebih mudah. Finalis musim lalu itu 'cuma' akan menghadapi Benfica, Basel dan Otelul Galati.
Fakta inilah yang kemudian membuat David Gill pede dengan kans timnya meraih hasil bagus di babak awal. Kondisi yang juga dirasakan Sir Alex Ferguson, yang terlihat sangat santai menyusul keluarnya hasil drawing.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu pengundian yang menarik dengan tidak ada lawatan yang benar-benar menyulitkan. Kami tak sabar bisa bermain," seru Fergie.
"Tentu saja kami pernah menghadapi Benfica di masa lalu. Mereka selalu memberi permainan yang hebat. Jelas ada sejarah hebat antara kedua klub ini," lanjut pelatih asal Skotlandia itu di Skysports.
"Basel adalah tim Swis yang punya penampilan bagus. Tim asal Swiss punya kecenderungan membawa banyak pemain muda ke dalam skuadnya, yang mana itu hebat. Kami pernah menghadapi mereka sebelumnya, di musim in 2002/03, pada fase grup."
"Kami tidak tahu banyak soal Otelul Galati tapi itulah indahnya Liga Champions, Anda mendapat tim yang fresh. Mereka jelas layak masuk dalam kompetisi. Itu akan hebat untuk mereka," tuntas Fergie.
(din/roz)











































