Selama nyaris delapan tahun membela Arsenal, tak sekalipun memang Fabregas pernah merasakan bertarung di ajang itu. Sekalinya mencapai final Liga Champions 2006 dan berkesempatan meraih trofi, Fabregas gagal karena Arsenal kalah dari Barca.
Maka kini setelah bergabung dengan Barca, Fabregas punya peluang meraih trofi PIala Super pertama dalam kariernya sekaligus gelar ketiga dalam kurun waktu dua pekan terakhir. Juara Liga Europa Porto akan jadi lawan Los Cules di Stade de Luis II, Sabtu (27/8/2011) dinihari WIB nanti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengenai lawannya Porto yang kini sudah ditinggal pelatihnya Andre Villas-Boas serta topskorernya musim lalu, Radamel Falcao, Fabregas tetap menilai mereka sebagai tim yang kuat dan patu diwaspadai. Bahkan gelandang 24 tahun itu mengaku jika gaya bermain Porto nyaris mirip dengan timnya.
"Aku pikir mereka mempunya gaya yang hampir mirip dengan kami. Mereka banyak menahan bola dan tidak mau memainkan bola-bola panjang. Mereka bermain baik dan ini akan sulit. Kami tahu mereka telah memenangi segalanya musim lalu dan mereka mencetak lima gol ke gawang Villarreal dalam waktu 45 menit," demikian Fabregas.
(mrp/rin)











































