Di fase grup Liga Champions musim ini, Milan dan Barca akan tergabung di Grup H. Mereka akan dilengkapi dua klub "penggembira", BATE Borisov dan Viktoria Plzen.
Pelatih tim muda Milan, Stefano Eranio, punya penilaian tersendiri atas hasil undian tersebut. Dia mengungkapkan penilaiannya tersebut saat melakoni sesi wawancara dengan detikSport di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Minggu (4/9/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Namun, Milan adalah salah satu klub terbesar di dunia. Mungkin Milan tidak akan secara langsung berkompetisi dengan Barcelona, tapi saya pikir Milan masih bisa memendekkan jarak. Musim lalu jaraknya mungkin memang sangat jauh, tapi musim ini bisa saja jaraknya lebih pendek dari itu," tambah pengoleksi 20 caps bersama timnas Italia ini.
"Barcelona kini punya pemain seperti (Cesc) Fabregas, yang mana merupakan salah satu gelandang terbaik di dunia, mereka juga mendapatkan (Alexis) Sanchez dari Udinese, jadi mereka sangat banyak mendapatkan tambahan kekuatan baru untuk tim. Tidak mudah untuk mengalahkan mereka. Namun, Milan akan berusaha untuk mengalahkan mereka. Lebih baik bertemu mereka di fase grup ini, di babak awal dari turnamen ini, daripada bertemu di fase knock-out," tegasnya.
Eranio bahwa perjuangan Milan untuk jadi kampiun di Eropa sangat berat, khususnya karena masih ada Barca. Tapi, dia menilai klub Catalan itu bukannya tidak bisa dikalahkan.
"Menjadi juara di Eropa akan sangat sulit. Saya pikir, di sana ada Barcelona dan ada akan sangat sulit berkompetisi dengan mereka," akunya.
"Tapi, bisa saja dalam satu pertandingan mereka dikalahkan, karena mereka bukan robot. Mereka juga manusia, level kebugaran dan kondisi mereka bisa berubah. Jadi, Anda tak akan pernah tahu. Tapi, tetap saja, Barcelona punya terlalu banyak pemain berkualitas," tandasnya.
(mfi/arp)











































