Balik ke laga final Piala Dunia 2010 antara Belanda versus Spanyol 10 Juli di Soccer City, Iniesta yang adalah motor serangan Spanyol sepanjang pertandingan tak jarang langsung berduel dengan Van Bommel yang jadi jangkar di lini tengah Belanda.
Permainan keras Van Bommel tak jarang membuat Iniesta terlanggar dan ia pun mendapat kritik usai laga yang dimenangkan Spanyol dengan skor 1-0 itu. Iniesta pun jadi pemain yang paling sering dilanggar di duel itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mungkin bakal ada beberapa kejadian nanti namun saya pikir itu tak terulang lagi. Saya hanya ingin kami bersikap sebaik mungkin demi kebaikan kami. Banyak tekel-tekel keras namun berakhir bahagia bagi saya dan juga kami," tutur Iniesta seperti dilansir Yahoosports.
Sementara itu Van Bommel ketika ditanya hal yang sama sedikit reaktif. Ia meminta kepada awak media untuk tak lagi menanyakan hal itu dan menurutnya pelanggaran atau tekel semacam itu wajar terjadi dalam sebuah pertandingan.
"Semua orang ingin menang dan Anda bertarung dengan satu atau beberapa pemain - Anda bermain di final Piala Dunia. Usai laga saya tidak menyesal dan itu normal - itulah sepakbola. Usai pertandingan anda akan melupakannya. Mungkin besok kami akan saling bertemu di lapangan," urai Van Bommel.
"Saya pikir ini sedikit aneh karena sudah setahun berlalu dan (besok) adalah laga Barcelona kontra Milan. Jadi saya pikir cukup aneh Anda menanyakan soal itu," lugas Van Bommel.
Foto: Duel Iniesta vs Van Bommel di Final Piala Dunia 2010 (AFP/PIERRE-PHILIPPE MARCOU)
(mrp/rin)











































