Setelah unggul dua gol melalui Alex Oxlade-Chamberlain dan Andre Santos, Arsenal lantas kebobolan di menit 27 lewat sundulan David Fuster. Pat Rice mengakui bahwa gol tersebut adalah kesalahan dari barisan pertahanan timnya.
Fuster dengan mudah menyundul bola yang dikirim dari sisi kanan pertahanan Arsenal. Tak ada reaksi dari barisan pertahanan dan setelahnya Olympiakos sempat beberapa kali merepotkan klub asal London Utara itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya pikir, secara umum barisan pertahanan bertarung dengan sangat keras. Seiring pertandingan berjalan, kami bertahan makin ketat," lanjutnya.
Di babak kedua, Arsenal tampil lebih stabil. Kendati demikian, tak banyak ada perubahan dalam permainan terjadi. Alhasil skor 2-1 bertahan sampai akhir laga.
"Kami harus berusaha lebih keras dan bertarung, dan kami melakukannya lebih baik di babak kedua," tukas Rice.
"Ini membawa kami lebih dekat untuk lolos (dari fase grup). Yang paling penting dari pertandingan malam ini adalah kami meraih kemenangan."
Arsenal memang butuh poin penuh pada laga ini setelah hanya bermain imbang di matchday I kala menghadapi Borussia Dortmund. Apalagi fokus mereka terbagi dengan jadwal melawan Tottenham Hotspur di Premier League akhir pekan ini.
(roz/din)











































