Sudah sembilan kali kedua tim bertemu sejak musim 2005/2006. Madrid menang dua kali, sementara Lyon tiga kali. Empat laga lainnya berakhir seri.
Dari tiga kemenangan yang diraih atas raksasa Spanyol itu, Lyon selalu mendapatkannya saat berlaga di Stade De Gerland. Musim 2005/2006 dengan skor 3-0, semusim berikutnya 2-0 dan dua musim 1-0. Satu laga lagi di Prancis berakhir imbang 1-1 musim lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apakah Lyon mampu meneruskan hegemoninya atas Madrid atau justru sebaliknya Los Merengues bisa mengakhiri kutukan itu?
"Lyon punya kemampuan sangat baik dalam hal serangan balik. Kami bermain imbang musim lalu di sini dan itu adalah hasil yang bagus. Kami ingin mengubah sejarah itu malam nanti dengan menang di Gerland," seru Karim Benzema di situs resmi Madrid.
"Atmosfer di sini akan menjadi liar dan Lyon selalu tampil bagus ketika mereka bertemu Real Madrid," lanjut penyerang asal Prancis itu.
Sebagai eks pemain binaan Lyon, Benzema tentu sudah mengetahui luar dalam mantan klubnya. Ini tentunya menguntungkan bagi Madrid, apalagi Benzema tentunya bermotivasi membuktikan kemampuan serta ketajamannya tak kalah dari Gonzalo Higuain, penyerang yang belakangan kerap dimainkan Jose Mourinho.
"Kembali ke Lyon selalu jadi momen spesial bagiku karena aku tumbuh besar di sini. Pertandingan malam nanti akan penting untuk semuanya, bukan hanya aku. Semua pemain ingin memenangi laga ini. Orang-orang di sini mengenalku dengan baik, namun aku ingin mengejutkan mereka," pungkas Benzema.
(mrp/rin)











































