"Ini akan menjadi pertandingan yang sangat menarik dan luar biasa," tutur Ibrahimovic kepada situs resmi UEFA.
"Kami akan bertarung melawan tim terbaik dunia. Jelas itu. Sekalipun aku telah pergi, aku meninggalkan tim terbaik di dunia. Tapi, buatku dan semua pihak terkait, solusi terbaik memang hengkang."
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski menyebut Barca tim terbaik dunia, tapi pria 30 tahun itu menganggap Milan tak kalah istimewa.
"Kupikir Milan adalah klub terbesar yang pernah aku huni. Aku merasa di rumah sejak hari pertama di sini. Mereka menyambut dengan tangan terbuka. Kota ini adalah rumah keduaku setelah Malmo, di mana aku lahir dan tinggal bertahun-tahun lamanya."
Pada pertemuan pertama Barca-Milan di Nou Camp, Ibrahimovic absen karena cedera paha. Tak heran ia sangat menantikan momen duel kedua pada hari Rabu (23/11) besok di San Siro.
"Waktu itu aku sangat menantikan pertandingan itu. Aku sudah berlatih sangat keras tapi dapat cedera sehari sebelum laga. Aku kecewa. Tapi buatku, bertarung melawan klub lama bukanlah urusan pribadi. Tentu saja emosional, partai besar. Tapi pada akhirnya ya seperti pertandingan lainnya. Tak perlu dilebih-lebihkan"
(a2s/krs)











































