La Beneamata memang hanya bermain sama kuat 1-1 melawan tim tuan rumah, Trabzonspor, Rabu (23/11/2011) dinihari WIB. Ricky Alvarez membawa kubu tamu memimpin di menit 18 sebelum Halil Altintop menyamakan skor lima menit kemudian.
Jika Inter telah lolos, tidak demikian dengan wakil Turki ini. Trabzonspor baru dapat lolos jika menang melawan Lille di laga terakhirnya atau memetik hasil imbang dan Inter mengalahkan CSKA.
Ranieri sendiri mengaku senang dengan penampilan yang ditunjukkan oleh Nerazzurri. Selain itu, dia juga ingin timnya menang di laga pamungkas yang mana itu bisa membantu Trabzonspor.
"Kami memulai kompetisi ini dengan kalah di kandang jadi kami telah bekerja baik dengan satu laga sisa; ini tidak mudah. Saya puas dengan penampilan kami malam ini seiring dengan kemungkinan kami bisa saja kalah," ucap Ranieri seperti diwartakan situs UEFA.
"Saya senang dengan komitmen pemain saya terutama karena mereka tahu kami sudah lolos. Kami sepertinya bermain lebih baik di Liga Champions dibandingkan di Seri A."
Sekarang saya berharap kami bisa meningkat di ajang domestik tapi fans Trabzonspor bisa yakin kalau kami akan tampil di laga terakhir melawan CSKA dengan serius. Kami ingin mengakhiri fase grup dengan gaya di San Siro," pungkas The Tinkerman.
(rin/krs)











































