Sudah memastikan lolos sebagai juara grup, Barca cuma memainkan dua pemain non akademi, yakni kiper Jose Pinto dan Bek Maxwell, di starting eleven-nya. Sisanya Pep Guardiola memasang banyak pemain muda yang mungkin kurang akrab di telinga.
Hanya nama seperti Pedro Rodriguez atau Thiago Alcantara, pemain keluaran La Masia yang dikenal publik. Sisanya seperti Isaan Cuenca, Andreu Fontas, Rafinha Alcantara, Sergi Roberto, Martin Montoya, Marc Bartra dan Jonathan Dos Santos, hanya sesekali ditampilkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penampilan Cuenca serta Rafinha di lini depan bersama Pedro begitu memesona. Demikian pula dengan Sergi yang berhasil mencetak satu gol. Soccernet mencatat "Barca Muda" itu mampu menguasai 70 persen ball possesion serta membuat 22 shots dengan sembilan mengarah ke gawang.
Ini menunjukan sekumpulan Cantera -- sebutan untuk pemain muda lulusan akademi klub-klub Spanyol -- punya potensi besar untuk jadi tulang punggung tim serta timnas di masa mendatang. Apalagi selama Los Cules masih dipegang Guardiola, kesempatan mereka untuk tampil cukup terbuka.
"Klub ini sangat beruntung bisa memilik generasi pemain seperti ini," tukas Guardiola, sosok yang telah banyak mempromosikan pemain muda sejak menangani tim ini tiga tahun lalu, di Yahoosports.
(mrp/roz)











































