City menutup perjalanannya di fase grup lewat kemenangan kandang 2-0 atas Bayern Munich, Kamis (8/12/2011) dinihari WIB. Fakta bahwa Bayern, yang sudah pasti lolos, saat itu menurunkan sejumlah pemain lapis kedua, tidak mengurangi kredit untuk City yang tampil ciamik.
Akan tetapi, hal itu tidak berarti apa-apa karena di saat yang sama Napoli, saingan City dalam berebut tiket sisa, memetik kemenangan kontra Villarreal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami mendapat 10 poin tapi itu belum cukup," sesal kapten City Vincent Kompany di BBC.
Raihan 10 poin City, terlebih dari grup yang terbilang sengit, patut mendapat kredit khusus. Apalagi nyaris di seluruh grup jumlah itu sudah cukup membuat peraihnya lolos ke babak 16 besar, bahkan sebagai juara grup.
Tengok saja Grup B yang meloloskan Inter Milan (10 poin) dan CSKA Moskow (8 poin), Grup D tempat Real Madrid (18 poin) dan Lyon (8 poin), Grup E yang dihuni Chelsea (11 poin) dan Bayer Leverkusen (10 poin), Grup F tempat Arsenal (11 poin) dan Marseille (10 poin), Grup G dengan APOEL dan Zenit St Petersburg yang sama-sama lolos dengan 9 poin, dan juga Grup H yang meloloskan Barcelona (16 poin) dan AC Milan (9 poin).
"Biasanya dengan 10 poin Anda selalu lolos, pada 99% kesempatan," nilai Manajer City Roberto Mancini.
Apapun, City kini mesti menerima kenyataan harus puas berkompetisi di Liga Europa, yang kini sedang memasuki babak 32 besar.
"Pujian untuk Napoli, mereka tim yang bagus dan akan menjadi kesalahan buat siapapun yang meremehkan mereka," puji Kompany kepada tim rivalnya itu dengan sportif.
(krs/roz)











































