Sekitar tujuh setengah tahun silam, Chelsea yang ditangani Ranieri bertemu tim besutan Deschamps, Monaco, di semifinal Liga Champions 2003/2004. Saat itu, The Blues sebenarnya diunggulkan untuk menang dan melaju ke partai puncak.
Namun, Chelsea ternyata cuma menang di atas kertas saja. Di lapangan, mereka dikalahkan Fernando Morientes dkk. dengan skor agregat 3-5.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski sudah sama-sama berganti tim, Ranieri punya kesempatan untuk membalas kekalahannya dari Deschamps. Inter dan tim asuhan Deschamps, Marseille, dipertemukan di babak 16 besar Liga Champions.
"Ini akan menjadi tantangan yang bagus dengan Deschamps. Sebelumnya, dia sudah mendepak saya dari kompetisi saat saya di Chelsea dan dia di Monaco," ucap Ranieri kepada Mediaset.
"Saya harap kali ini hasilnya lebih baik," katanya.
Dengan performa Nerazzurri yang terus menunjukkan peningkatan, Ranieri cukup optimistis kali ini dia yang akan membuat Deschamps kecewa.
"Saya tak bisa bilang apakah ini hasil undian yang bagus atau tidak. Tapi, kami bisa mengalahkan siapa pun," ujarnya.
"Saya cuma berharap kami memasuki bulan Februari dengan skuad yang sedang bagus dan pemain saya dalam kondisi fisik yang baik," simpul mantan pembesut Juventus dan AS Roma ini.
Duel Inter dan Marseille akan dihelat pada 22 Februari dan 13 Maret 2012 mendatang, dengan Les Phoceens lebih dulu jadi tuan rumah.
(mfi/rin)











































