Begitulah hasil pengundian di markas besar UEFA, Nyon, Jumat (16/12/2011) malam WIB kemarin. Marseille lebih dulu jadi tuan rumah di Velodrome pada 22 Februari sebelum bertandang ke Giuseppe Meazza 13 Maret.
Secara kualitas skuad dan pengalaman di kompetisi antar klub terelit Eropa ini, jelas Inter lebih diunggulkan. Meskipun kedua tim masih tampil kurang memuaskan di liga lokal, tapi L'OM punya potensi mengejutkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Maka jelas Moratti menganggap Marseille bakal jadi lawan yang tangguh untuk Inter, meskipun banyak yang memprediksi La Beneamata akan lolos ke perempafinal.
Moratti tentu tak ingin menganggap remeh karena musim lalu ia ingat bagaimana Inter yang merupakan juara bertahan disingkirkan Schalke di babak 8 besar dengan agregat 7-3.
"Saya tidak menganggap ini adalah undian yang menguntungkan. Marseille adalah tim yang kuat dan dalam hal apapun saya akan katakan hal yang sama jika yang keluar ada tim terlemah," ujar Moratti di Football Italia.
"Jangan lupakan musim lalu orang-orang bilang Schalke 04 'mudah' untuk dikalahkan dan mereka menyingkirkan kami," sambungnya.
"Jadi semuanya tergantung pada bagaimana kedua tim bermain saat itu. Kami tidak punya pengalaman positif dengan Marseille beberapa musim lalu, ketika Didier Drogba menjadi fenomena saat itu. Namun terlepas dari itu semua, saya punya keyakinan tinggi pada skuad kami," pungkasnya.
Foto: Perempatfinal Schalke 04 vs Inter Milan 13 April lalu (AFP/Patrik Stollarz)
(mrp/mrp)











































